Gerakan Selasa Wage Malioboro Masih Fokus Kebersihan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gerakan Selasa Wage di Malioboro Yogyakarta yang sudah dilakukan untuk ketiga kalinya masih difokuskan pada sektor kebersihan dengan melibatkan seluruh komunitas di kawasan itu untuk melakukan pembersihan bersama-sama.

“Hingga pelaksanan kegiatan Selasa Wage yang ketiga ini, kegiatan masih difokuskan pada kebersihan. Saya kira, sampai kegiatan keempat yang akan dilakukan 35 hari lagi, fokus kegiatan tetap pada kebersihan,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Selasa (5/12).

Kegiatan membersihkan Malioboro pada pelaksanaan Selasa Wage ketiga tersebut dilakukan dengan memotong ranting pohon, menyapu trotoar di sisi timur dan barat jalan, hingga menggelontor saluran drainase dengan air agar tidak tersumbat.

“Kondisi drainase memang kerap tersumbat oleh limbah dari pedagang hingga kotoran kuda. Kami berharap, ada kesadaran seluruh pihak agar kondisi ini tidak terus berlanjut karena akan membuat wisatawan tidak nyaman,” katanya.


Heroe mengingatkan bahwa tujuan utama untuk membersihkan Malioboro setiap Selasa Wage adalah mewujudkan kawasan Malioboro yang nyaman sehingga bisa dinikmati oleh wisatawan termasuk komunitas yang sehari-hari berada di kawasan tersebut.

“Kawasan Malioboro ini harus nyaman dan bisa dinikmati. Saya berharap, kegiatan Selasa Wage ini menjadi budaya. Artinya, seluruh komunitas di kawasan ini termasuk wisatawan menjaga kebersihan Malioboro setiap waktu,” katanya.

Ia juga meminta agar gerakan Selasa Wage terus dikembangkan sehingga tidak hanya terbatas pada kegiatan membersihkan kawasan secara bersama-sama tetapi bisa berkembang dalam bentuk kegiatan lain dengan pola yang lebih terpadu.

“Jika biasanya hanya komunitas pedagang kaki lima yang terlibat, maka kegiatan ke depan harus bisa melibatkan lebih banyak komunitas seperti pemilik toko. Pemilik bisa mengecat bangunan toko mereka agar terlihat lebih rapi,” kata Heroe.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta Aki Lukman mengatakan, kondisi drainase kerap tersumbat oleh kotoran baik dari limbah pedagang maupun dari kotoran kuda.

“Kami berharap, ada kesadaran bersama bahwa saluran drainase bukan untuk memasukkan limbah. Jika sudah tersumbat, maka bisa menggenang dan menimbulkan bau tidak sedap. Padahal, untuk membersihkannya tidak mudah karena petugas harus membongkar tutup saluran,” katanya. (Ant/SU02)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Menang Hadapi Persidago, Pelatih: Persebaya Masih Perlu Banyak Pembenahan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menilai permainan timnya...

Pernah Ditertibkan, APK di Jalan Utama Payakumbuh Masih Langgar Aturan

PAYAKUMBUH, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Payakumbuh, Sumatera Barat,...

Warga NU Yang Tak Pilih Kyai Ma’ruf di Pilpres 2019, Habib Hasan: Keterlaluan

PURWOREJO, SERUJI.CO.ID - Rais Suriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama...

Lukman Edy Tuding Puisi Neno Warisman Sesat dan Puncak Kebohongan Kubu Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Politikus PKB Lukman Edy menilai puisi...

Lawan Indonesia, Vietnam Yakini Semifinal Selesai Dalam 90 Menit

KAMBOJA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Tim Nasional Vietnam U-22 Nguyen...

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Menteri Pariwisata Panen Omelan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga tiket pesawat hingga kini ternyata...

Survei IndEX: Elektabilitas PDIP Terus Anjlok Jelang Hari Pemilihan

Kembali elektabilitas PDIP diprediksi terpuruk pada Pemilu 2019 ini.

Bantah Tudingan Berkhianat, Begini Alasan PBB Akhirnya Dukung Jokowi

Menolak disebut berkhianat, ini alasan PBB dukung Jokowi

TERPOPULER

Mengaku Dibohongi Soal Mobil Esemka, Begini Cerita Rizal Ramli

Rizal Ramli merasa dibohongi soal mobil Esemka. Koq bisa ya?

KH Ma’ruf Amin: Pembuat Kabar Bohong adalah Calon Ahli Neraka

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Ma'ruf Amin mengatakan pembuat kabar bohong atau hoaks merupakan calon ahli neraka.
video

Viral: Video Bupati Kuningan Sebut “Laknat” Jika Kepala Desa Tidak Dukung Jokowi

Ohhhh, Bupati Kuningan melaknat para kepala desa jika tidak mendukung Jokowi. Koq bisa?

Nilai Jokowi Lebih Unggul Debat, JK: Prabowo Jujur Akui Keberhasilan Pemerintah

Menurut Jusuf Kalla, Jokowi unggul dari Prabowo dalam Debat Capres putaran kedua. Benarkah?

Tanpa Beban Jelang Debat Nanti Malam, Jokowi Santap Siang dengan Keluarga di Kelapa Gading

Santai jelang Debat Capres putaran kedua, Jokowi santap siang dengan keluarga di Kelapa Gading, Jakarta.