DJP Jateng II Sosialisasikan Terkait Surat Pengampunan Pajak


SOLO, SERUJI.CO.ID – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng II melakukan sosialisasi mengenai revisi kedua Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 118/PMK.03/2016 yakni PMK Nomor 165/PMK.03/2017. PMK ini mengatur beberapa poin.

Poin pertama, PMK ini memuat dapat digunakannya Surat Keterangan Pengampunan Pajak (S-Ket) untuk memperoleh fasilitas pembebasan PPh atas balik nama aset tanah dan bangunan yang diungkapkan dalam amnesti pajak.

Kemudian, PMK ini juga mengatur prosedur perpajakan untuk wajib pajak yang melaporkan aset tersembunyi.

“Jika pelaporan dilakukan sendiri oleh WP (Wajib Pajak) sanksi dalam Pasal 18 UU Pengampunan Pajak tidak berlaku,” kata Kepala Kanwil DJP Jateng II Rida Handanu, di Solo, Senin (27/11).

Pengungkapan aset tersembunyi harus dilakukan secara sukarela dan cepat. Sebab, Ditjen Pajak juga terus melakukan pencocokan data wajib pajak atau proses data-matching.

“Prosedur ini hanya dapat dimanfaatkan selama Ditjen Pajak belum menerbitkan Surat Perintah Pemeriksaan (SP2) Pajak sehubungan dengan ditemukannya data aset yang belum diungkapkan,” urai Rida.

Ia mengimbau seluruh wajib pajak memanfaatkan fasilitas tersebut guna melakukan kewajiban perpajakan dengan benar. “Menjadi wajib pajak yang patuh demi membangun Indonesia,” pungkasnya. (Vita K/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close