Dishub Bantul Siapkan Ratusan Armada Angkutan Mudik

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan 210 armada untuk angkutan pemudik atau warga yang pulang kampung ke daerah itu pada Idul Fitri 1439 Hijriah.

“Jumlah armada di Bantul yang siap untuk mengangkut pemudik itu terdiri antarkota dalam provinsi (AKDP) 105 armada, angkutan perbatasan 88 armada, angkutan pedesaan 17 armada,” kata Kepala Dishub Bantul Aris Suharyanto di Bantul, Senin (21/5).

Dia menjelaskan seluruh armada angkutan pemudik tersebut sudah dipastikan memenuhi syarat kelayakan angkutan jalan, sebab sudah dilakukan uji kir termasuk pemeriksaan kelengkapan komponen kendaraan lainnya.

Untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam tim terpadu, termasuk melakukan pengujian kendaraan bermotor selama operasi Angkutan Lebaran.

“Kita juga menyediakan tiga bus cadangan armada angkutan Lebaran 2018 untuk mengantisipasi jika ada penumpukan penumpang yang terlantar di wilayah Bantul,” kata Aris.

Selama pelaksanaan Angkutan Lebaran 2018, Dishub akan menyiapkan jalur utama maupun alternatif, melakukan pemantauan pada titik rawan kemacetan, dan mempersiapkan sarana dan prasarana lalu lintas pendukung pelaksanaan Angkutan Lebaran.

“Penyelenggaraan Angkutan Lebaran di wilayah Bantul meliputi 17 kecamatan dititikberatkan pada distribusi pergerakan kendaraan, orang dan barang/jasa,” katanya.

Pemantauan pada ruas jalan wisata, kata dia, dilakukan di sejumlah titik menuju kawasan wisata, seperti Parangtritis, Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus Dlingo, dan Bukit Bintang Piyungan.

Dishub juga akan menurunkan personel yang bertugas sebagai penyiap data pada masing-masing pos pantau penumpang beserta kontak person yang bisa dihubungi agar bisa memberikan informasi terkini.

“Kemudian melakukan pembatasan angkutan barang di jalur-jalur utama. Namun, kami masih menunggu surat edaran dari Dirjen Perhubungan Darat tentang pembatasan operasional angkutan barang saat Lebaran,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam