Disdik Yogyakarta: USBN Jadi Pertimbangan Kelulusan Siswa

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana mengatakan, hasil ujian sekolah berstandar nasional akan menjadi salah satu pertimbangan kelulusan siswa dari satuan pendidikan.

“Selain mempertimbangkan nilai yang diperoleh siswa setiap semester, maka hasil ujian sekolah berstandar nasional (USBN) juga akan menjadi indikator dalam menentukan lulus atau tidaknya siswa dari sekolah,” ucapnya di Yogyakarta, Rabu (28/3).

USBN untuk jenjang SMP digelar pada 9-16 April 2018 dan dilanjutkan pada 23-26 April 2018 untuk ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Hampir semua mata pelajaran yang diajarkan di sekolah akan diujikan dalam USBN, yang meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan.

“Hanya mata pelajaran seperti muatan lokal dan pendidikan jasmani kesehatan yang tidak diujikan dalam USBN,” kata Edy.

Jika siswa tidak bisa mengikuti USBN pada jadwal utama, maka siswa masih bisa mengikuti USBN susulan.

“Namun, jika tidak mengikuti USBN sama sekali, maka siswa bisa dinyatakan tidak lulus,” katanya.

Pada tahun ini, USBN sudah akan menerapkan soal dalam bentuk esai disamping soal pilihan ganda. Komposisi soal pilihan ganda dan esai adalah 90 banding 10.

“Rata-rata akan ada lima soal esai di tiap mata pelajaran,” katanya.

Soal USBN akan berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 25 persen dan sisanya 75 persen adalah soal dari Kota Yogyakarta.

“Siswa akan mengerjakan soal pilihan ganda di lembar jawab komputer. Sedangkan soal esai dikerjakan di kertas terpisah,” katanya.

Penilaian soal esai akan dilakukan oleh dua penilai, bahkan jika selisih nilai antar dua penilai utama mencapai 20 persen, maka hasil jawaban akan dinilai oleh penilai ketiga.

“Siswa sudah dipersiapkan sejak jauh hari untuk menghadapi USBN maupun UNBK. Sejumlah tes pendalaman materi pun terus dilakukan,” katanya.

Sedangkan UNBK akan digunakan untuk pemetaan kualitas pendidikan di daerah termasuk untuk kebutuhan pendaftaran di jenjang sekolah yang lebih tinggi.

“Namun, UNBK bukan menjadi faktor penentu kelulusan,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

TERPOPULER