Dari Remisi Idul Fitri, Kemenkumham Jateng Catat Penghematan Sebesar Rp2,9 Miliar

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah mencatat penghematan sekitar Rp2,9 miliar dari pemberian pengurangan masa hukuman (Remisi) dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Siregar di Semarang, Kamis (30/5), mengatakan, penghematan tersebut berasal dari berkurangnya pengeluaran kebutuhan bahan makanan.

“Rumusan penghematan, jumlah besaran potongan masa pidana dikalikan dengan jumlah narapidana penerima remisi, kemudian dikalikan dengan indeks biaya kebutuhan bahan makanan,” katanya.

Jumlah narapidana penghuni berbagai rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Tengah pada Lebaran tahun ini sebanyak 5.773 orang.

Ia mengatakan, narapidana sebanyak itu memperoleh potongan masa hukuman yang bervariasi, antara 15 hingga 60 hari.

Adapun besaran indeks biaya kebutuhan bahan makanan seorang napi sebesar Rp19 ribu per hari.

“Melalui remisi khusus Idul Fitri ini penghematannya bisa mencapai Rp2,9 miliar,” katanya.

Sementara itu, lanjut dia, dari 5.773 napi yang memperoleh remisi tersebut, 66 orang di antaranya akan langsung bebas saat Lebaran.

Dari jumlah warga binaan penerima remisi sebanyak itu, kata dia, terdapat pula napi kasus tindak pidana korupsi dan terorisme.

Menurut dia, napi kasus pidana korupsi yang memperoleh remisi sebanyak 21 orang, sementara napi kasus terorisme penerima remisi sebanyak 26 orang.

Ia menjelaskan pemberian remisi tersebut merupakan bentuk kehadiran negara serta hak narapidana atas pencapaian positif selama menjalani hukuman.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.