Bulog Imbau Masyarakat Tidak Borong Kebutuhan Pokok

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Perum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau masyarakat di daerah setempat tidak memborong bahan pokok selama Ramadhan 1439 Hijriah guna menghindari potensi kelangkaan barang di pasaran.

“Masyarakat tidak perlu membeli kebutuhan pangan berlebihan, memborong dan menyimpan cadangan pangan di rumah,” kata Kepala Perum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta Ahmad Kholisun di Yogyakarta, Sabtu (19/5).

Meski demikian, Kholisun memastikan persediaan kebutuhan pokok baik di tingkat petani maupun pedagang di daerah itu aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran.

Untuk menjaga stabilitas harga pangan, menurut dia, Gerakan Stabilisasi Harga Pangan (GSHP) akan digencarkan selama Ramadhan. Volume komoditas di RPK yang tersebar di seluruh kabupaten juga akan ditambah, seperti telur ayam, tepung terigu, beras, gula pasir, dan minyak goreng.

Saat ini, tepung terigu yang tersimpan di Gudang Bulog DIY mencapai 6,5 ton, minyak goreng 180.000 liter, gula pasir 6.000 ton, dan beras 18.000 ton.

Selain itu, Bulog DIY juga siap menjaga stabilitas harga maupun stok daging beku masyarakat selama Bulan Ramadhan.

“Kami upayakan tidak ada gejolak harga daging selama Ramadhan dengan persediaan daging sapi beku yang kami sediakan,” kata dia.

Menurut dia, persediaan daging sapi beku yang tersimpan di sejumlah freezer di Kantor Bulog Divre DIY dan Subdivre Banyumas mencapai lima ton.

Penjualan daging sapi beku dari Bulog, kata dia, akan dijual melalui 1.090 rumah pangan kita (RPK) di lima kabupaten/kota serta di Kios Segoro Amarto di Pendopo Pasar Beringharjo.

Bulog DIY juga sedang menyiapkan “miniclod storage” sehingga diharapkan dapat menyalurkan daging beku secara berpindah-pindah menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

“Kami akan jual daging dengan harga Rp80 ribu per kilogram,” kata dia. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER