Buaya Peliharaan Lepas di Sungai, BKSDA Turun Tangan

SUKOHARJO, SERUJI.CO.ID – Tim gabungan yang terdiri dari SAR, BPBD, kepolisian dibantu warga berhasil menangkap seekor buaya pada Selasa (10/4). Buaya tersebut diketahui sudah berkeliaran di sekitar Sungai Sasak, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah sejak Senin (9/4) sore.

Menurut Kapolsek Mojolaban AKP Priyono, buaya tersebut merupakan peliharaan salah seorang warga. Buaya itu terlepas dan berkeliaran di sungai.

“Sudah ada warga yang melihat. Warga sempat panik dan resah,” ungkap dia, Selasa (10/4)

Beruntung setelah dilakukan pencarian, buaya dapat ditangkap. Buaya tersebut kemudian dipindahkan ke Taman Satwa Taru Jurug untuk dirawat.

Kepala Resor Konservasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Surakarta Slamet Sukeri turut turun tangan. Slamet mengatakan, tidak seharusnya warga memelihara buaya.

“Buaya itu kan binatang yang dilindungi. Jadi tidak semua orang boleh memiliki,” ungkap Slamet.

Ia menerangkan, berdasarkan informasi, pemilik buaya saat ini telah meninggal dunia. Sedangkan keluarga pemilik tidak mengerti awal kepemilikan. Namun pihaknya mengaku akan tetap mengusut dan mendalami kepemilikan buaya oleh warga.

“Ini juga edukasi untuk masyarakat. Beberapa hewan seperti buaya memiliki potensi konflik tinggi. Seharusnya kalau memelihara ada laporan kepada kami,” terang dia.

Sementara Direktur TSTJ Bimo Wahyu mengatakan, buaya tersebut dibawa ke TSTJ. Sebab TSTJ merupakan tempat konservasi.

“Kami siap menampung (buaya) dan merawatnya,” kata dia. (Vita K/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER