BPBD: Mayat Pendaki Gunung Lawu Belum Teridentifikasi

MAGETAN, SERUJI.CO.ID – Mayat pendaki yang ditemukan tewas gantung diri di rumah bedeng Hargodalem kawasan puncak Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Ahad (25/3) hingga Selasa (27/3) belum teridentifikasi.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan Fery Yoga Saputra di Magetan, Selasa (27/3) menuturkan mayat pendaki tersebut masih berada di ruang Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan.

Baca juga: Tim Gabungan Evakuasi Pendaki Tewas di Gunung Lawu

Menurut Fery, sampai saat ini proses identifikasi masih berjalan. Namun, kata dia, petugas identifikasi mengalami kesulitan dalam perekaman sidik jari mayat.


“Petugas mengalami kesulitan dalam perekaman sidik jari. Hasil ‘scan’ sidik jari yang keluar bukan identitas korban dan bahkan hasilnya adalah perempuan,” ujarnya mengutip keterangan petugas identifikasi.

BACA JUGA:  Gunung Merapi Lontarkan Lava Pijar Sejauh 1,2 Kilometer

Berdasarkan penjelasan tentang tidak sesuainya jenis kelamin menurut hasil sidik jari pada hasil ‘scan’, lanjutnya, dimungkinkan korban belum pernah menajalani perekaman KTP elektronik.

Sementara ini, petugas identifikasi baru bisa menyebutkan ciri-ciri fisik mayat. Antara lain, mengenakan celana kolor hitam, jenis kelamin laki-laki, umur 50 tahun, panjang badan 165 centimeter. Ciri lain, rambut hitam ikal panjang sekitar lima centimeter, dan kulit sawo matang.

“Selain itu ada ciri-ciri khusus. Lengan kanan bertato motif bunga, lengan kiri bertato motif naga, dan mengenakan celana dalam abu-abu,” jelas Fery.

Saat ini, lanjut dia, mayat laki-laki yang belum teridentifikasi tersebut masih berada di ruang IPJ RSUD dr Sayidiman Magetan untuk kepentingan identifikasi dan ‘visum et repertum’. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.