Basarnas Kerahkan Puluhan Personel di Kawasan Wisata Pantai Selatan


YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tim pencarian dan penyelamatan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Daerah Istimewa Yogyakarta menempatkan puluhan personel rescuer di sejumlah pantai yang menjadi tujuan wisata masyarakat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DIY Supriono di Yogyakarta, Senin (18/6), mengatakan personel rescuer disebar di kawasan pantai yang ada di Kabupaten Gunung Kidul, Bantul, dan Kulon Progo karena menjadi tujuan utama wisatawan selama libur Lebaran 2018, khususnya Kabupaten Gunung Kidul yang memiliki keindahan seperti di Bali.

“Penempatan personel rescuer dalam rangka siaga pengamanan di tempat-tempat rekreasi di pantai selatan,” kata Supriono.

Ia mengatakan total personel SAR yang disiagakan dan turun lapangan pada masa libur lebaran tahun ini sebanyak 50 personel. Selain tempat rekreasi, personil juga masih berjaga-jaga di Posko Pengamanan Lebaran bersama anggota TNI, Polri, Dinas Perhubungan serta instansi terkait lainya.

“Dengan luasnya wilayah kerja kami yang meliputi lima kabupaten/kota, sebenarnya personel kami masih kurang. Yang ada ini kami optimalkan dan mereka wajib siaga setiap saat ketika dibutuhkan,” ucap Supriono.

Untuk itu, lanjut Supriono, pantai menjadi fokus siaga dan pengamanan. Hal ini dilakukan untuk memberi rasa nyaman bagi masyarakat yang sedang menikmati masa liburan.

Adapun penempatan personel resscuer ditempatkan di Pantai Parangtritis dan Parangkusumo (Bantul). Selanjutnya, di Kulon Progo disiagakan satu unit Rigit Inflatable Boat (RIB) ukuran sembilan meter beserta beberapa personel rescuer di Pos Unit Siaga Basarnas di Jogoboyo yang selalu mobile di Pantai Glagah, dan Pantai Congot.

Selanjutnya, di Gunung Kidul, Basarnas DIY juga sudah punya unit siaga dengan personel dan peralatan yang selalu mobile ke lantai yg menjadi tujuan wisata di wilayah itu.

“Sejauh ini belum ada kejadian menonjol. Cuaca di wilayah DIY dan sekitarnya terpantau cukup bersahabat,” katanya.

Meskipun demikian, Supriono berharap masyarakat tetap berhati-hati dalam mengisi waktu liburan. Masyarakat harus waspada dalam kondisi apa pun.

“Kami juga imbau masyarakat segera memberi informasi kepada personil kami di lapangan jika ada kejadian,” imbaunya. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close