Bantul Beri Pelatihan Usaha untuk Penyandang Disabilitas

0
61
Penyandang Disabilitas (Foto: Istimewa)

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memberi pelatihan keterampilan usaha para penyandang disabilitas di daerah ini.

“Penyandang disabilitas ringan setiap tahun diberi pelatihan sesuai keterampilan yang dimilikinya,” kata Kepala Seksi Penyandang Disabilitas dan Lansia Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Bantul Irianto di Bantul, Jumat (2/3).

Menurut dia, penyandang disabilitas ringan adalah mereka yang bisa beraktivitas seperti orang umumnya, dan bukan penyandang dengan keterbatasan yang harus membutuhkan bantuan orang lain dalam beraktivitas.

Loading...

Ia mengatakan, tahun ini rencananya ada dua kali pelatihan keterampilan usaha bagi penyandang disabilitas di lokasi dan waktu yang berbeda. Meskipun begitu jenis pelatihan usaha belum dipastikan karena masih perlu melakukan komunikasi terkait kebutuhan yang diinginkan.

“Kalau yang sudah berjalan biasanya pelatihan olahan pangan dan pembuatan kerajinan tangan. Tempatnya bisa di mana saja, tidak ada aturan,” katanya.

Setelah mendapat pelatihan keterampilan usaha, katanya, para penyandang disabilitas akan mendapat bantuan peralatan usaha agar bisa melanjutkan atau mempraktikkan usaha sendiri usai lulus dari pelatihan.

“Tiap pelatihan pesertanya berjumlah 50 orang dan pelatihan digelar selama dua hari, kemudian dibantu peralatan usaha, karena sesuai aturan tidak boleh ada bantuan modal atau bantuan sosial untuk mereka,” katanya.

Ia menyebutkan total jumlah penyandang disabilitas se-Bantul sekitar 6.000 orang baik kategori ringan, sedang, dan berat, namun mayoritas disabilitas ringan karena bagi yang berat sudah ada bantuan sosial untuk jaminan hidup dari pemerintah.

“Jadi memang masih banyak disabilitas yang belum mendapat pelatihan mengingat keterbatasan peserta setiap tahun. Untuk itu perlu ada pemberdayaan dari desa setempat, misalnya ada dana desa yang dialokasikan untuk difabel,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama