Banjir Rendam Ribuan Rumah di 9 Desa Cilacap

CILACAP, SERUJI.CO.ID – Hujan dengan intensitas tinggi dalam dua hari terakhir memicu banjir di empat kecamatan wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (5/12). Empat Kecamatan itu adalah Sidareja, Kedungreja, Gandrungmangu, dan Bantarsari.

Salah satu yang terparah terjadi di Kecamatan Sidareja. Di Kecamatan ini, ada tujuh desa yang terendam banjir, yakni Desa Sidareja, Gunungreja, Tegalsari, Sidamulya, Tinggarjaya, Margasari, dan Sudagaran.

Banjir di wilayah tersebut mencapai ketinggian antara 1 – 1,4 meter.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPBD Sidareja, Agus Sudaryanto mengatakan secara keseluruhan ada sembilan desa yang terendam di empat kecamatan. Di luar desa-desa di Kecamatan Sidareja, terdata ada Desa Bangunreja Kecamatan Kedungreja, Desa Wringinharjo Kecamatan Gandrungmangu, serta Desa Binangun Baru Kecamatan Bantarsari.

“Data sementara, ada sebanyak 3.417 rumah yang terendam,” kata Agus.

Menurutnya banjir disebabkan oleh meluapnya sungai Kalidawa dan Cibeureum.

Akibat banjir, kata Agus, sebagian warga sudah mengungsi.

“BPBD sudah mulai mempersiapkan pengungsian di sejumlah titik. Di antaranya, rumah dinas Sekcam, Pendopo Kecamatan Sidareja, dan Koramil Sidareja,” pungkasnya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.