Banjarnegara Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

BANJARNEGARA, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di wilayah setempat.

“Kesiapsiagaan pihak terkait terus ditingkatkan dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Arief Rahman di Banjarnegara, Rabu (20/12).

Dia menjelaskan, pemerintah kabupaten telah menggelar rapat koordinasi terkait antisipasi bencana.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh seluruh satuan kerja perangkat daerah terkait dan juga forum komunikasi pimpinan daerah.


“Melalui rapat koordinasi, pemerintah kabupaten ingin memastikan kesiapan sejumlah pihak dan memastikan upaya mitigasi bencana, termasuk menjelang Natal dan tahun baru,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, katanya, juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan mewaspadaan dalam menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem.

“Kami kembali mengingatkan masyarakat, agar meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi curah hujan yang ekstrem dan potensi angin kencang yang mungkin terjadi,” katanya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah yang berlaku mulai tanggal 18 – 20 Desember 2017.

Dalam peringatan dini yang dikeluarkan BMKG, disebutkan ada badai tropis KAI-TAK di perairan Timur Filipina dengan kecepatan angin maksimum 35 knot.

Selain itu, sirkulasi siklonik di perairan Selatan Jawa Timur mengakibatkan area belokan angin dan pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Tengah yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, aliran masa udara basah dari Barat menyebabkan kondisi udara di sekitar Jawa Tengah menjadi sangat tidak stabil (labil). (Ant/Su03)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Menang Hadapi Persidago, Pelatih: Persebaya Masih Perlu Banyak Pembenahan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menilai permainan timnya...

Pernah Ditertibkan, APK di Jalan Utama Payakumbuh Masih Langgar Aturan

PAYAKUMBUH, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Payakumbuh, Sumatera Barat,...

Warga NU Yang Tak Pilih Kyai Ma’ruf di Pilpres 2019, Habib Hasan: Keterlaluan

PURWOREJO, SERUJI.CO.ID - Rais Suriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama...

Lukman Edy Tuding Puisi Neno Warisman Sesat dan Puncak Kebohongan Kubu Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Politikus PKB Lukman Edy menilai puisi...

Lawan Indonesia, Vietnam Yakini Semifinal Selesai Dalam 90 Menit

KAMBOJA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Tim Nasional Vietnam U-22 Nguyen...

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Menteri Pariwisata Panen Omelan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga tiket pesawat hingga kini ternyata...

Survei IndEX: Elektabilitas PDIP Terus Anjlok Jelang Hari Pemilihan

Kembali elektabilitas PDIP diprediksi terpuruk pada Pemilu 2019 ini.

Bantah Tudingan Berkhianat, Begini Alasan PBB Akhirnya Dukung Jokowi

Menolak disebut berkhianat, ini alasan PBB dukung Jokowi

TERPOPULER

Bertemu dengan Sandiaga, Inilah Harapan dan Curhat Peternak Sapi di Pasuruan

Berharap Sandi jadi Wapres, peternak sapi pasuruan curhat persoalannya.

Dampak Tiket Mahal, Bandara Soetta pun Sepi dan Pedagang Mulai Was-Was

Harga tiket melambung, Bandara Soekarno Hatta pun sepi. Pedagang was was...

Jusuf Kalla Imbau Tidak Gunakan Masjid Sebagai Tempat Kampanye

Jusuf Kalla imbau masjid jangan digunakan untuk kampanye. Setuju kan?