Ayah Tiri Tega Ikat dan Kurung Bocah 4 Tahun Selama Tiga Hari

SOLO, SERUJI.CO.ID – Dua orang pria, Dedi, 32 dan Iwan ditangkap oleh petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarsari, Solo. Keduanya diduga mengurung dan mengikat anak berusia empat tahun berinisial P. Dedi sendiri diketahui merupakan ayah tiri korban.

Penemuan P oleh polisi berawal dari laporan pegawai sebuah hotel di Solo pada Jumat (16/2). Saat polisi mendatangi lokasi, ditemukan seorang anak laki-laki terkurung di dalam kamar.

Kondisi P mengenaskan, kaki dan tangannya terikat tali serta mulutnya ditutup dengan lakban. Para pelaku telah mengurung P dengan kondisi seperti itu selama tiga hari.

“P ini waktu kami temukan kasihan sekali. Bau menyengat dimana-mana karena dia buang air juga di tempat ia diikat,” ungkap Kapolsek Banjarsari Kompol I Komang Sarjana, Sabtu (17/2).

Polisi pun menciduk dua orang tersangka. Ayah tiri korban, Dedi dan adik Dedi, Iwan. Mereka diduga melakukan pengurungan dan pengikatan terhadap P.

“P ini oleh ibu kandungnya (Maria) memang dititipkan sementara waktu ke Dedi untuk dijaga. Karena ibu kandungnya akan pergi sementara waktu,” beber Kapolsek.

Bukannya menjaga dengan baik, Dedi justru meminta bantuan Iwan untuk mengikat dan mengurung P di sebuah hotel.

Kejadian ini, lanjut Kapolsek, menimbulkan traumatis pada korban. P tidak ingin bertemu dengan orang tuanya setelah kejadian pengurungan itu.

Kapolsek menjelaskan saat ini P mendapatkan perawatan di rumah sakit. “Karena selain ditemukan terikat, ada beberapa bagian tubuh P terdapat luka-luka mengelupas dan mengering,” paparnya.

Para pelaku terancam hukuman maksimal lima tahun penjara. Mereka dijerat Pasal 77 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (Vita K/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Salah Besar Bila Disebut Konflik Agraria Tidak Ada 3 Tahun Terakhir, Berikut Datanya

Pendapat Guru Besar hukum terkait pernyataan capres nomor urut 01, Jokowi soal tidak adanya sengketa lahan dalam kurun 3 tahun ini di proyek infrastruktur.

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.