Anak Muda dan Perpustakaan Digital

SEMARANG –  Dunia modern telah melahirkan paradigma baru. Apalagi dikalangan anak muda. Maka mereka kemudian disebut sebagai generasi digital, karena tidak bisa lepas dari gadget yang selama 24 jam menyatu dalam dirinya. Mulai bangun tidur, beraktivitas hingga tidur kembali akan memegang gadget.

Itulah sebabnya, semua lini harus menyesuaikan dengan zaman. Termasuk didalamnya para penggerak literasi. Tidak bisa lagi hanya mengandalkan buku (manual, red) sebagai bacaan utama. Tetapi harus bergerak ke buku yang sudah digitalisasi. Karena dengan cara itu akses akan mudah dan kemungkinan jumlah pembacanya akan berkembang.

Itu sebabnya, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng segera meluncurkan perpustakaan digital guna memudahkan akses masyarakat untuk mendapatkan informasi secara online. Perpustakaan digital ini salah satu program yang dikembangkan dinas tersebut pada tahun ini.

“Kami rencanakan launching (peluncuran- ) perpustakaan digital dilakukan pada Juni tahun ini,” kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng Muhamad Masrofi usai pembukaan Rakor Sinkronisasi Program Bidang Kearsipan dan Perpustakaan Tahun 2017 di Hotel Kesambi Hijau Semarang, Senin (27/2).

EDITOR: Yus Arza

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Selesai ?

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER