50 Lebih BUMDes Ber-Omzet Lebih dari Rp 500 Juta

0
35
BUMN Talk
BUMN Talk di Kota Solo, Jateng, Senin, 13/11/2017. (Foto: Vita Kurnia/SERUJI)

SOLO, SERUJI.CO.ID – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mencatat ada 18 ribu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Indonesia pada tahun 2016.

Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2017.

“Hingga Oktober 2017 ada 22 ribu BUMDes,” ujar Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi saat menghadiri acara BUMDes Talk di Kota Solo, Senin (13/11).

Anwar mengatakan dari jumlah tersebut, terdapat 50 lebih BUMDes yang mencatatkan prestasi luar biasa. Mereka berhasil menghasilkan omzet lebih dari Rp 500 juta per tahun.

“Misalnya Desa Ponggok yang menghasilkan Rp 12 miliar per tahun dan Desa Karangrejek (Gunung Kidul) yang omzetnya Rp 700 juta per tahun,” jelas Anwar.

BUMDes yang berhasil, lanjutnya, otomatis akan menekan urbanisasi atau perpindahan penduduk dari desa ke kota.

“Lantaran tenaga kerja di desa bisa terserap maksimal,” imbuhnya.

Selain itu berhasilnya pengelolaan BUMDes mampu membangun kemandirian. Perekonomian di pedesaan pun meningkat.

Dalam acara BUMN Talk yang mengangkat tema “Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Melalui BUMDes” itu Anwar berpesan agar BUMDes tidak setengah hati mengalokasikan dana desa untuk pengembangan BUMDes.

Acara BUMDes Talk dihadiri kurang lebih 100 pengelola BUMDes di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Forum ini diharapkan mampu membangun komunikasi dan diskusi antar pengelola BUMDes.

“Pengetahuan itu harus ditularkan dari yang sudah berhasil, bagi yang mulai berusaha,” ungkap dia. (Vita Kurnia/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...