17 Saksi Diperiksa Polres Banyumas Terkait Penembakan Pos Mako Brimob Purwokerto

PURWOKERTO, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Banyumas hingga saat ini telah memeriksa 17 saksi terkait dengan kasus penembakan Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor, Kompi 3, Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Sampai saat ini 17 (saksi) yang diperiksa,” kata Kepala Polres Banyumas, Ajun Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Bambang Yudhantara Salamun di Purwokerto, Selasa (28/5).

Akan tetapi ketika ditanya mengenai siapa saja saksi yang telah diperiksa, ia enggan menyebutkan identitas 17 saksi tersebut.

Bahkan, ia pun tidak bersedia menjelaskan perkembangan penanganan kasus penembakan Pos Penjagaan Mako Brimob Watumas yang terjadi pada hari Sabtu (25/5).

“Sedang dalam penyelidikan. Kita berupaya keras, mohon doanya,” kata Kapolres.

Sebelumnya, Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi sasaran penembakan orang tidak dikenal pada Sabtu (25/5) dini hari.

Sebuah mobil berwarna silver melaju di Jalan Letjen Soemarto dari arah selatan atau Jalan A. Yani dan langsung menembaki pos penjagaan.

Satu polisi dilaporkan terluka dalam peristiwa tersebut dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.