Warga Cianjur Diimbau Laporkan Penderita Gangguan Jiwa

0
5
orang gangguan jiwa (ilustrasi)

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Wakil Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman mengimbau warga untuk melaporkan bila mengetahui ada penderita gangguan jiwa di sekitar lingkungan masing-masing agar mendapatkan penanganan dan perawatan yang layak dan bebas dari pasungan.

“Selama ini banyak warga yang menderita gangguan jiwa mendapatkan perlakuan tidak manusiawi seperti dipasung, dirantai dan dikurung di dalam kamar yang gelap karena dianggap menganggu,” ucapnya kepada wartawan di Cianjur, Selasa (13/2).

Dia mengimbau kalau ada keluarga atau tetangganya yang dipasung atau menderita gangguan jiwa segera dibawa ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit karena biayanya akan digratiskan.

Pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Cianjur, untuk membahas persoalan terkait penanganan penderita gangguan jiwa di Cianjur, agar tidak ada lagi yang dipasung.

“Kami sangat mengapresiasi Komunitas Sehat Jiwa (KSJ) yang fokus menangani penderita gangguang jiwa di panti yang mereka sediakan. Kami juga akan berkoordinasi dengan Bupati Cianjur, agar dapat membantu komunitas tersebut,” katanya.

Bahkan pemkab akan membantu pembebasan penderita gangguan jiwa yang dipasung keluarganya dan melakukan edukasi sehingga tindakan pemasungan tidak lagi dilakukan dengan dalih apapun.

Sementara Relawan KSJ, Yuli Hendrika Sugiharti, mengatakan, perlu komitmen dari pemerintah dalam menangani persoalan penanganan penderita gangguan jiwa di wilayah tersebut. Pihaknya berharap fasilitas kesehatan yang ada dapat menangani kasus darurat kejiwaan.

Cianjur tambah dia, harus memiliki pusat pelayanan kesehatan jiwa karena penderita gangguan jiwa di Cianjur cukup banyak, mulai dari kategori biasa hingga berat serta diperlukan perubahan pola pandang warga terhadap penderita gangguan jiwa.

Karena dianggap aib atau malu karena anggota kkeluarga mereka mengalami gangguan jiwa, pihak keluarga terpaksa memasung atau menyembunyikan anggota keluarganya di dalam ruangan layaknya penjara dan hal tersebut sudah harus dihentikan, katanya. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....