Warga Cianjur Diimbau Laporkan Penderita Gangguan Jiwa

0
31
orang gangguan jiwa (ilustrasi)

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Wakil Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman mengimbau warga untuk melaporkan bila mengetahui ada penderita gangguan jiwa di sekitar lingkungan masing-masing agar mendapatkan penanganan dan perawatan yang layak dan bebas dari pasungan.

“Selama ini banyak warga yang menderita gangguan jiwa mendapatkan perlakuan tidak manusiawi seperti dipasung, dirantai dan dikurung di dalam kamar yang gelap karena dianggap menganggu,” ucapnya kepada wartawan di Cianjur, Selasa (13/2).

Dia mengimbau kalau ada keluarga atau tetangganya yang dipasung atau menderita gangguan jiwa segera dibawa ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit karena biayanya akan digratiskan.

Pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Cianjur, untuk membahas persoalan terkait penanganan penderita gangguan jiwa di Cianjur, agar tidak ada lagi yang dipasung.

“Kami sangat mengapresiasi Komunitas Sehat Jiwa (KSJ) yang fokus menangani penderita gangguang jiwa di panti yang mereka sediakan. Kami juga akan berkoordinasi dengan Bupati Cianjur, agar dapat membantu komunitas tersebut,” katanya.

Bahkan pemkab akan membantu pembebasan penderita gangguan jiwa yang dipasung keluarganya dan melakukan edukasi sehingga tindakan pemasungan tidak lagi dilakukan dengan dalih apapun.

Sementara Relawan KSJ, Yuli Hendrika Sugiharti, mengatakan, perlu komitmen dari pemerintah dalam menangani persoalan penanganan penderita gangguan jiwa di wilayah tersebut. Pihaknya berharap fasilitas kesehatan yang ada dapat menangani kasus darurat kejiwaan.

Cianjur tambah dia, harus memiliki pusat pelayanan kesehatan jiwa karena penderita gangguan jiwa di Cianjur cukup banyak, mulai dari kategori biasa hingga berat serta diperlukan perubahan pola pandang warga terhadap penderita gangguan jiwa.

Karena dianggap aib atau malu karena anggota kkeluarga mereka mengalami gangguan jiwa, pihak keluarga terpaksa memasung atau menyembunyikan anggota keluarganya di dalam ruangan layaknya penjara dan hal tersebut sudah harus dihentikan, katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
bambang soesatyo

DPR Minta Kemenag Beri Penjelasan Terkait Rekomendasi 200 Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Kementerian Agama menjelaskan terkait kebijakan mengeluarkan rekomendasi 200 nama mubaligh, agar tidak terjadi keresahan di...
operasi pasar

Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat...

Fitriani Gagal Rebut Angka Pertama Piala Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Pemain Indonesia Fitriani gagal meraih angka pertama bagi tim putri Indonesia, setelah menyerah kepada Soniia Cheah dari Malaysia 21-10, 17-21, 14-21...
tenaga kerja asing

Terkait Serbuan TKA, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Senin (21/5), setelah salah...

Dikalahkan Persela Lamongan, Persija Ajukan Protes ke PSSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta secara resmi mengajukan protes resmi kepada Komisi Disiplin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi...