Tragedi Jembatan Gantung Putus, KPAI: Pemda Cianjur Tak Waspada

0
74
Jembatan putus (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID –¬†Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyayangkan ketidakwaspadaan pemerintah daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dalam tragedi putusnya jembatan gantung di Kampung Padangsari Desa Karyamukti, Kecamatan Leles, Sabtu (3/2), pukul 23.00 WIB.

Jembatan yang baru selesai dibangun itu ambruk saat hendak dilewati oleh tujuh kendaran bermotor.

Komisioner Bidang Sosial dan Anak Dalam Situasi Darurat KPAI, Susianah Affandy Di Jakarta, Senin (5/2) mengatakan Pemda Cianjur tidak memberi sosialisasi dan informasi tentang beban maksimun muatan jembatan kepada masyarakat.

Loading...

Dalam kasus ini KPAI telah berkoordinasi dengan Kapolres Cianjur tentang penyebab dan korban putusnya jembatan gantung.

BACA JUGA: Jembatan Gantung Putus di Cianjur Belasan Luka-Luka

“Dugaan penyebab putusnya jembatan karena kelebihan beban muatan. Pada saat kejadian, terdapat tujuh kendaran bermotor yang berboncengan mengantar tokoh masyarakat di desa tersebut untuk berobat. Satu motor berhasil melewati jembatan, dan enam motor lainnya, berdasarkan laporan warga, jatuh,” kata Susianah.

Susianah mengatakan, Pemda Cianjur harusnya memberi pedoman penggunaan jembatan yang ditempel atau dipasang di papan depan jembatan dari dua arah.

Lalainya Pemda berakibat sangat fatal yakni menimbulkan 12 korban serta hilangnya fasilitas publik yang awalnya mempermudah anak-anak dalam menjalani aktifitas sehari-hari.

“Dari 12 korban, satu orang korban adalah anak-anak yakni S KPAI pun meminta pemerintah daerah untuk segera memperbaiki jembatan gantung yang putus mengingat jembatan ini satu-satunya yang menghubungkan Kampung Parung Cadas, Desa Pusakasari, dengan Kampung Padangsari, Desa Karyamukti.

“Saat tragedi ini terjadi, sungai di bawah jembatan sedang surut. Sebelum jembatan tersebut dibangun, kalau air sungai sedang naik, warga masyarakat dan anak-anak sekolah banyak menggunakan rakit menuju kampung sebelah,” kata dia. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU