Tim SAR Temukan Jasad Bocah Hilang Tenggelam

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Tim SAR gabungan yang dibantu warga berhasil menemukan jasad bocah yang hilang tenggelam di Pantai Rawa Kalong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Korban yang diketahui bernama Haykal (9) warga Jalan Duren Terusan 12 RT 01/08, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara jasadnya ditemukan sekitar 100 meter laut dari lokasi kejadian di Desa Cipatuguran, Kecamatan Palabuhanratu pada pukul 22.00 WIB,” kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri Assidiqie di Sukabumi, Jumat (29/12).

Informasi yang dihimpun, almarhum Haykal yang tengah berlibur di rumah neneknya di Palabuhanratu berenang di Pantai Rawa Kalong di saat tim penjaga pantai lepas tugas atau sekitar pukul 17.30 WIB. Korban yang tidak bisa berenang terhempas gelombang laut dan tubuhnya terseret arus laut.

Petugas penjaga pantai dari Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi yang kebetulan saat itu masih bersiaga mencoba menolong korban. Namun, sayang jasad bocah ini tergulung dan terseret arus laut dan akhirnya hilang tenggelam.

Mendapat laporan adanya wisatawan yang menjadi korban kecelakaan laut, tim SAR gabungan yang berasal dari beberapa lembaga seperti Basarnas, Satpolair Polres Sukabumi, Aksi Cepat Tanggap (ACT), nelayan dan SAR Daerah Kabupaten Sukabumi langsung melakukan pencarian.

Walaupun hari sudah malam dan warga pun ikut melakukan pencarian, akhirnya jasad Haykal berhasil ditemukan dan langsung dilarikan ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu untuk dimandikan. Informasinya jasad korban langsung dibawa orang tuanya untuk disemayamkan dan dikebumikan di DKI Jakarta.

“Saat ditemukan kondisi korban tertelungkup dan di beberapa bagian tubuhnya terdapat luka lecet. Dengan ditemukannya jasad Haykal, maka operasi SAR ditutup,” tambahnya.

Sementara, Kepala Divisi Operasional dan Latihan Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom Saepulloh mengatakan korban berenang di lokasi bukan objek wisata dan di luar jam pengawasan tim life guard. Sebenarnya, ada anggotanya yang mencoba menyelamatkan tetapi gagal karena derasnya arus laut.

“Kami secara rutin memberikan imbauan kepada wisatawan agar tidak berenang di zona tidak aman dan di luar jam pengawasan petugas penjaga pantai,” pungkasnya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER