Sopir Angkot Garut Mogok Beroperasi Protes Transportasi Online

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Sopir angkutan kota (angkot) akan mogok beroperasi selama berunjuk rasa yang digelar di kawasan perkotaan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (5/2) sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang tidak tegas menertibkan jasa transportasi berbasis online di Garut.

“Diperkirakan ada 3.200 sopir, pengusaha dan pengurus Organda akan menggelar aksi hari Senin,” kata Sekretaris DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Garut, Yudi Nurcahyadi kepada wartawan di Garut, Ahad (4/2).

Ia menuturkan, rencana mogok massal angkot di Garut itu sudah diberitahukan kepada kepolisian juga instansi terkait di Kabupaten Garut.

Aksi itu, kata dia, karena masih beredarnya jasa transportasi umum berbasis online yang selama ini telah merugikan angkutan umum konvensional.

“Aksi yang akan kami lakukan ini sebagai bentuk kekecewaan kepada pemerintah yang diam saja,” kata Yudi.

Ia mengungkapkan, transportasi online berupa roda dua maupun empat sudah cukup banyak beroperasi di Garut terutama kawasan perkotaan.

Ia mendesak pemerintah daerah untuk mengeluarkan peraturan tentang pelarangan operasi angkutan berbasis online itu.

“Kami menuntut untuk dikeluarkannya Peraturan Bupati tentang pelarangan adanya angkutan online di Garut,” katanya.

Jika mengacu pada surat edaran Pemkab Garut, kata Yudi, transportasi online itu harus memenuhi persyaratan seperti Uji KIR dan bersertifikat.

“Angkutan online itu harus memenuhi persyaratan seperti penetapan tarif, dan memiliki surat-surat lengkap,” katanya.

Sementara itu, aksi para sopir angkot akan digelar di Simpang Lima, Kerkof dan berkumpul di Alun-alun Garut untuk melakukan musyawarah dengan pejabat pemerintah terkait. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER