Sebelum Akhiri Masa Jabatan, Aher Resmikan Lima Masjid

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan (Aher) meresmikan lima masjid di provinsi itu diakhir masa jabatannya sebagai kepala daerah.

Penandatanganan prasasti kelima masjid tersebut digelar secara simbolos di Masjid Al Muttaqien Gedung Sate Bandung, Selasa (12/6) malam.

Lima masjid yang telah diresmikan yaitu Masjid Al Jabbar Cikembar Kabupaten Sukabumi, Masjid Al Jabbar Plumbon Kabupaten Cirebon, Masjid Al Jabbar Kalipucang Kabupaten Pangandaran, Masjid Al Muttaqien Gedung Sate Bandung dan Masjid Al Jabbar Rancabuaya Kabupaten Garut. Aher mengaku terinspirasi oleh mantan Gubernur Jabar, R. Nuriana dalam membangun masjid-masjid di provinsi ini.

“Saat saya bertemu dengan beliau, saya katakan waktu itu bahwa saya tidak mau kalah dengan bapak untuk membangun masjid,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya pentingnya untuk membangun masjid-masjid baru supaya tidak ada alasan bagi manusia untuk tidak menunaikan ibadah shalat.

Ia mengemukakan salat merupakan tiang agama bagi manusia dalam memperkuat imannya. Dia mengatakan awalnya ada 20 masjid yang akan dibangun, namun ternyata ada beberapa hambatan dalam pembangunannya.

“Jadi baru 11 masjid yang telah selesai dan masih dalam proses pembangunan,” tambahnya.

Masjid yang masih dalam proses pembangunan, diantaranya Masjid Al Jabbar Cibinong Kabupaten Cibinong, Masjid Al Jabbar Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, Masjid Al Jabbar Cipeuyeum Kabupaten Cianjur, Masjid Al Jabbar Cimangkok Kabupaten Sukabumi, Masjid Al Jabbar Gedebage Kota Bandung dan Masjid Al Jabbar Jatinangor Kabupaten Sumedang.

“Ini amanat saya, amanat saya membawa amanat langit. Supaya rumah-rumah Allah segera diselesaikan dan mudah-mudahan pahalanya bagi kita semuanya, lanjut Aher.

Sementara itu Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Jabar, Rianto mengatakan pembangunan masjid merupakan dana hibah bantuan sosial.

“Pembangunan masjid ini tersebar di jalan nasional dan provinsi itu, dimaksudkan memberikan fasilitas yang sedang safar dan bagi daerah pertumbuhan,” tambahnya. (Ant/Su02)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER