SAR Sukabumi: Enam Warga Tewas Akibat Tenggelam


SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Sepanjang Januari hingga Februari 2018, Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat ada enam warga yang tewas akibat tenggelam di sungai maupun laut.

“Enam korban tewas tersebut berasal dari enam kasus kecelakaan laut dan sungai yang merupakan hasil operasi SAR yang kami lakukan. Dari enam korban tersebut ada wisatawan, warga dan anak-anak,” kata Ketua FKSD Kabupaten Sukabumi Okih Pajri Assidiqie di Sukabumi, Ahad (11/3).

Adapun nama korban dan lokasi kejadiannya yakni pada Senin, (15/1) Asep M (20) warga Kampung Pamugaran, RT 04/05, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok tewas tenggelam di Pantai Cibanban, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok saat sedang memancing.

Kemudian pada Ahad, 21 Januari kecelakaan sungai menimpa M APan Bin Sohib (10) pelajar kelas IV MI Tenjolaut warga Kampung Sukasari, RT 05/02, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak.

Korban tewas tenggelam di Sungai Curug Indra Kampung Lebakjero, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak saat sedang berenang.

Pada Kamis (1/2) seorang lansia yang diketahui bernama Supiyani (76) warga Kampung Ciawi, RT 04/10, Desa Cidadap, Kecamata Simpenan tewas tenggelam di Sungai Cidadap yang tidak jauh dari rumahnya.

Ahad (11/2) seorang anak-anak Ismi Sharatul Shita (8) warga Kampung Pancalikan, Desa Sekarwangi, RT 01/15, Kecamatan Cibadak tewas tenggelam saat tengah menyebrang Sungai Cibatu Hilir.

Selanjutnya, pada Kamis (15/2) seorang pelajar M Azwan Bin Engkos (6) warga Kampung Curuglubang, RT 10/07, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade tewas tenggelam di Sungai Cipamarangan, Desa Gunungsungging saat berenang bersama rekannya.

Kemudian pada Jumat (16/3) seorang wisatawan asal Bandung Taufan Meihart Bimbuain (24) warga Jalan Cihampelas Blok 322, RT 005/002, Kota Bandung tewas tenggelam saat berwisata di Curug Cikaso, Desa/Kecamatan Cibitung.

“Dalam melakukan operasi SAR ini kami selalu bekerjasama dengan intansi SAR lainnya, relawan maupun unsur dari pemerintahan, TNI maupun Polri,” katanya.

Okih mengatakan pada Maret ini belum ada operasi SAR khususnya kasus kecelakaan di perairan seperti tenggelam, terbawa arus maupun hilang tenggelam.

Walaupun ada laporan beberapa hari lalu terjadi kecelakaan sungai yang menyebabkan hingga kini dua warga hilang tenggelam tetapi lokasinya diperbatasan Sukabumi-Cianjur.

“Tim kami sudah memantau ke lokasi, namun karena lokasinya lebih dekat dengan wilayah dan korbannya warga Kabupaten Cianjur, bantuan yang diberikan sifatnya hanya koordinasi dan bantuan kendali operasi (BKO). (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close