Ridwan Kamil Buka Lowongan Ajudan Gubernur Bagi Kaum Milenial

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka lowongan kepada masyarakat luas untuk mengikuti kegiatannya dalam program ‘Ajudan Gubernur’.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengumumkan program tersebut lewat akun Instagram pribadinya.

Menurut Kang Emil, seleksi ‘Ajudan Gubernur’ ini merupakan salah satu program kepemimpinan yang dilaksanakan bagi generasi muda.

Staf ‘Ajudan Gubernur’ yang terpilih itu nantinya akan mengawal Kang Emil saat melakukan kegiatan kepemerintahan selama kurun waktu satu minggu. Setelah satu minggu, Ajudan Gubernur itu akan digantikan dengan peserta baru yang lain.

Baca juga: Revitalisasi Kali Malang, Ridwan Kamil Ingin Sekeren Sungai Cheyonggyecheon di Seoul

“AJUDAN GUBERNUR, adalah program kepemimpinan dan wawasan pembangunan untuk milenial. Pemuda/pemudi yang terpilih akan menjadi ajudan saya selama 1 minggu. Nanti bergantian tiap minggu dengan peserta baru,” tulis Emil, Sabtu (29/12).

Berdasarkan keterangan Kang Emil, seleksi dan persyaratan akan diumumkan pada pertengahan Januari 2019.

Ia juga menyebut seluruh kaum milenial se-Indonesia usia SMA sampai dengan mahasiswa dapat dapat mengajukan diri sebagai Ajudan Gubernur.

Masih dalam unggahannya, selama mengikuti kegiatan Gubernur, mereka akan melihat langsung bagaimana Gubernur mengambil keputusan, mengikuti rapat, berinteraksi dengan masyarakat, dan masih banyak hal yang dilakukan dalam kegiatan Gubernur.

(SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER