Ridwan Kamil Ajak Wali Kota Melbourne Untuk Berinvestasi di Jabar

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil (Emil) memaparkan sejumlah potensi Jabar khususnya di sektor pariwisata kepada Wali Kota Melbourne, Australia, Sally Capp di Aula Barat Gedung Sate, Jumat (10/5) malam.

Gubernur Emil juga mengajak tamunya untuk berinvestasi di Jabar dalam berbagai bidang.

“60 persen investasi Indonesia ada di Jawa Barat, kami memiliki semuanya, silakan datang untuk berinvestasi,” katanya.

Kepada Sally Capp dan delegasi yang datang, Emil mengutarakan rencananya untuk membuka toko kopi Jabar di Melbourne.

Kata Emil, Jabar punya kopi dengan kualitas terbaik dan sudah terbukti.

“Kami punya kopi terbaik yang sudah juara dunia pada kompetisi di Amerika. Kami punya banyak pegunungan, satu gunung bisa menghasilkan satu jenis kopi yang berbeda. Dan rencananya kami akan buka toko kopi di Melbourne,” ujarnya.

Guna merealisasikan rencana itu, Pemerintah Provinsi Jabar serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar akan menggelar pertemuan kembali dengan delegasi bisnis Melbourne untuk membahas hal-hal teknis terkait kerja sama.

“Saya juga akan kirim tim bisnis kami ke Melbourne,” kata Emil.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Emil juga memberikan buah tangan berupa jersey Persib Bandung bernomor pungung 10 kepada tamu kenegaraan, Wali Kota Melbourne Australia, Sally Capp.

Dia menuturkan alasan pemberian jersey nomor 10 tim kebanggaan masyarakat Jabar itu karena kedua daerah tersebut punya kultur sepak bola yang kental.

Gubernur Emil mengatakan tak menutup kemungkinan bakal ada kerja sama di bidang olahraga dengan Melbourne.

“Kami punya tim besar di Indonesia Persib, di Melbourne juga sama ada, mudah-mudahan suatu saat kita bisa kerja sama dalam olahraga sepak bola,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.