Ribuan Kendaraan Pelat Merah di Cianjur Belum Bayar Pajak

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Provinsi Jawa Barat Wilayah Cianjur mencatat ribuan kendaraan berpelat merah milik Pemerintah Kabupaten Cianjur belum juga membayar pajak.

“Jumlahnya mencapai 1500 unit kendaraan dengan jenis roda dua dan empat pelat merah yang belum membayar pajak, meskipun jumlahnya berkurang dibanding tahun sebelumnya,” kata Iwan Priatna, Kepala P3D Wilayah Cianjur kepada wartawan, di Cianjur, Senin (16/4).

Guna menekan angka tersebut, pihaknya bersama dengan Polres Cianjur menggelar operasi di sejumlah titik secara acak. Pasalnya potensi pajak kendaraan roda dua dan roda empat di Cianjur mencapai 500 ribu unit.

Target operasi tersebut adalah meningkatkan kesadaran warga untuk taat membayar pajak kendaraan tepat waktu, karena saat ini pihaknya telah membuka layanan pajak kendaraan di wilayah selatan tepatnya di Kecamatan Cibinong, dan pembayaran secara online.

“Warga juga dapat membayar pajak pada tujuh bank yang sudah ditunjuk secara online, sehingga warga dapat dengan mudah membayar pajak kendaraan tanpa harus mengantre di Kantor Samsat Cianjur,” katanya lagi.

Hingga saat ini, ujar dia, kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU) mencapai 140 ribu unit, sehingga pihaknya menggelar operasi gabungan KTMDU dilaksanakan empat kali dalam setahun.

Operasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran warga membayar pajak kendaraan tepat waktu dengan menyediakan fasilitas pelayanan pembayaran pajak secara mudah.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Rendi Setia Permana mengatakan, operasi gabungan bersama Samsat Cianjur untuk meningkatkan kesadaran warga membayar pajak kendaraan yang akan digunakan bagi pembangunan daerah.

“Kami akan terus membantu Samsat Cianjur untuk meningkatkan pajak dengan menggelar operasi gabungan KTMDU yang digelar pada beberapa titik secara acak. Operasi tersebut untuk mengingatkan warga akan pentingnya membayar pajak,” katanya pula. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.