Rel Tertutup Longsor, Empat Kereta Api Tertahan di Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Jalur selatan kereta api tertutup longsoran tanah di KM231, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (22/11) malam, akibatnya empat pemberangkatan kereta api tertunda.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus, mengatakan, ada empat kereta api yang tertahan karena longsoran tanah di jalur antara Stasiun Bumiwaluya dan Stasiun Cipeundeuy, Garut.

“Ada empat kereta yang tertahan,” katanya.

Ia menuturkan, material longsoran tanah itu menutup rel sekitar 30 meter sehingga tidak dapat dilalui kereta api.

Sejumlah petugas PT KAI, kata dia, sudah diterjunkan untuk secepatnya mengevakuasi material longsoran agar kereta api dapat kembali diberangkatkan.

“Kami masih berupaya melakukan pembersihan material longsor,” katanya.

Empat kereta api yang tertahan pemberangkatannya di beberapa stasiun yakni Kereta Api Argo Wilis di Stasiun Cirahayu, Kereta Api Malabar di Bumiwaluya, Mutiara Selatan di Cibatu, dan Kereta Api Kahuripan di Stasiun Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Seorang penumpang Kereta Api Mutiara Selatan di Stasiun Cibatu, Ela (50) mengatakan, sudah tertahan perjalanannya sejak pukul 20.00 WIB.

“Tadi sampai ke sini jam 8 (Pukul 20.00 WIB), tapi tertahan katanya ada longsor,” kata Ela yang hendak menuju Malang, Jawa Timur bersama empat rekannya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ahok Menohok

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close