Presiden Tekankan Pentingnya Integrasi Atasi Pencemaran Citarum


BANDUNG, SERUJI.CO.ID –┬áPresiden Jokowi menekankan pentingnya integrasi antara kementerian dan lembaga serta pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi masalah pencemaran di Sungai Citarum.

“Kuncinya ada di integrasi semua kementerian, lembaga pemerintah pusat daerah, provinsi, kabupaten, kota. Kuncinya hanya di sini, terintegrasi, tidak ada yang lain,” kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas yang membahas soal Sungai Citarum di Graha Wiksa Praniti Kantor Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman Kementerian PUPR Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1).

Sungai Citarum mengalir dari hulu di Gunung Wayang Selatan Kota Bandung dan mengalir ke utara dan bermuara di laut Jawa. Citarum mengaliri 12 wilayah administrasi kabupaten/kota.

“Kalau bisa kita integrasikan, perkiraan saya 7 tahun ini bisa kita selesaikan dengan baik, hulu sampai hilir, hulu, tengah, hilir,” tambah Presiden.

Presiden mengakui pada saat kunjungan kerjanya ke Bandung pada Desember 2017 lalu, ia telah berjanji untuk kembali lagi ke Jawa Barat, terutama ke Bandung untuk membahas langkah-langkah konkret dan nyata dalam rangka revitalisasi daerah aliran sungai Citarum.

“Karena selain memiliki nilai sejarah, nilai ekonomi, juga nilai sosial yang penting bukan hanya untuk masyarakat Jawa Barat tapi juga manfaat yang besar sekali untuk warga di DKI Jakarta,” tambah Presiden.

Menurut Presiden, sungai Citarum menjadi sumber air minum untuk 27,5 juta penduduk baik di Jabar maupun DKI Jakarta dan 80 persen air minum masyarakat Jakarta bersumber dari sungai Citarum.

“Di samping itu juga 420 ribu hektare lahan pertanian yang airnya juga bersumber dari sungai Citarum serta ada 3 PLTA yakni Saguling, Hirata dan Jati Luhur yang dibangun di aliran air sungai ini. Ketiganya mampu menghasilkan 1.400 MW pasokan listrik,” ungkap Presiden.

Sehingga Presiden meminta agar penataan sungai Citarum harus segera dilakukan dan jangan ditunda-tunda lagi.

“Dan nantinya akan kita pakai untuk menjadi contoh DAS (Daerah Aliran Sungai) yang lain, yang menyangkut hajat hidup masyarakat banyak akan kita mulai penanganannya mulai dari hulu, tengah sampai hilir,” jelas Presiden.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Masa Bakti Dewan Pendidikan 2014-2019 Berakhir, Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan bahwa proses rekrutmen akan dimulai dengan pendafatran yang dilakukan secara daring (online) mulai hari ini, Selasa (18/2) hingga Jumat (28/2) mendatang.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi
close