Polisi Musnahkan Ribuan Botol Miras di Majalengka

MAJALENGKA, SERUJI.CO.ID – Jajaran Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat, menjelang datangnya bulan suci Ramadan melakukan pemusnahan ribuan botol minuman keras oplosan dan tak berizin, barang tersebut merupakan hasil dari operasi cipta kondisi.

“Kedepannya, kami harapkan tidak ada lagi peredaran minuman keras demi terciptanya keamanan saat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan,” kata Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad di Majalengka, Jumat (11/5).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan kata Noviana, yaitu berupa minuman keras berbagai merek sebanyak 3.442 botol, tuak 42 jeriken dan ciu 62 botol serta satu jeriken.

Pemusnahan barang bukti ini merupakan upaya Polres Majalengka dan Polsek jajaran beserta Satpol PP Majalengka untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat Majalengka dalam rangka menyambut Ramadan.

Selain itu juga demi mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini juga dalam rangka mengantisipasi marak dan beragamnya aksi kejahatan, karena miras.

Dia menjelaskan kejahatan yang bisa ditimbulkan miras seperti kejahatan KDRT, pencurian, perkelahian bahkan saat ini yang menjadi kasus menonjol akibat miras, yakni timbul dan masifnya kejahatan seksual.

“Oleh karena itu, untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Majalengka, tak henti-hentinya kami melakukan berbagai operasi, guna menekan dan meminalisir serta melenyapkan peredaran miras,” ujarnya.

“Untuk itu mari bersama-sama tegas dalam memerangi miras yang bisa membunuh dan merusak para generasi muda,” kata Noviana.

Kegiatan pemusnahan miras dipimpin Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad dan dalam kesempatan itu hadir pula unsur Forkopimda Kabupaten Majalengka, TNI, Kajari Ketua MUI Kabupaten Majalengka, Geranat (Gerakan Nasional Anti Narkoba), para tokoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER