Polisi: Korban Tewas Tanjakan Emen 26 Orang


SUBANG, SERUJI.CO.ID – Polres Kabupaten Subang menyatakan jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mencapai 26 orang.

“Untuk sementara ada 26 korban meninggal dunia,” kata Kapolres Subang AKBP M Joni saat dihubungi di Subang, Sabtu (10/2).

Selain korban meninggal dunia, ada juga delapan korban dengan luka berat dan sepuluh orang luka ringan.

“Para korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ciereng Subang serta dibawa ke Puskesmas terdekat,” kata dia.

Dari puluhan korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan bus pariwisata bernomor polisi F-7959-AA itu, sebanyak 14 korban di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan korban lainnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit atau saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan maut itu terjadi saat bus pariwisata Premium Passion bernopol F-7959-AA melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandung menuju Subang.

Saat melintasi jalan menurun, bus itu seperti hilang kendali dan menabrak sepeda motor yang ada di depannya, kemudian oleng ke kiri dan menabrak tebing hingga akhirnya terguling. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

close