PKPU HI Kembali Distribusikan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

PANDEGLANG, SERUJI.CO.ID – Sebulan lebih pascatsunami Selat Sunda, yang menerjang Banten-Lampung dan sekitarnya, kondisi masyarakat terdampak bencana masih membutuhkan uluran tangan. Sebagian mereka tidak hanya kehilangan keluarga, namun juga mata pencaharian.

Untuk membantu para korban, agar bangkit kembali, PKPU Human Initiative (HI) Jawa Barat kembali menyalurkan bantuan. Tim Disaster Risk Management berangkat menuju Pandeglang Banten dengan membawa beberapa perlengkapan untuk para korban, pada Selasa (22/1) yang lalu. Bantuan yang disalurkan di antaranya adalah peralatan sekolah dan pakaian.

Pada kesempatan itu, Kepala Cabang PKPU HI Jabar Kiki Rejeki mengatakan, pendistribusian dilakukan karena bantuan dari masyarakat masih terus mengalir. Kiki menilai hal tersebut membuktikan kepedulian masyarakat Jawa Barat cukup tinggi.

“Pendistribusian ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan,” ujarnya.

Disebutkannya, untuk bantuan yang diberikan saat bencana dan pascabencana tentu berbeda.

Satu bulan pascabencana distribusi bantuan yang diberikan diharapkan mampu membantu para korban terdampak bencana menjalani kehidupannya ke depan.

Sementara itu, Kordinator Tim Disaster Risk Management PKPU HI Jabar Ridwan Hidayatulloh mengatakan, pendistribusian akan dipusatkan di wilayah yang sudah terdata, melalui kegiatan assesmen yang sudah dilakukan oleh tim di lapangan.

“Untuk saat ini, ada 250 penerima manfaat yang mendapat bantuan, belum termasuk pemberian perlengkapan sekolah untuk anak-anak,” ujarnya.

Pendistribusian ini dilakukan di beberapa titik di antaranya di Kampung Panis, Desa Tamanjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang. (PKPU HI/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

5 Gili Paling Indah di Lombok Selain Gili Trawangan

Lombok enggak melulu soal Gili Trawangan karena ada gili-gili lainnya yang enggak kalah menarik untuk dikunjungi.

Orang Lebih Suka Cari Rumah Saat Sedang Bekerja

Berdasarkan traffic pengunjung portal properti Lamudi.co.id, ternyata waktu favorit masyarakat mencari rumah adalah saat di hari kerja, yakni pada hari Selasa hingga Kamis mulai pukul 10.00 pagi sampai 14.00 siang.

Nilai Nadiem Belum Layak Jadi Menteri, Driver Online: Lebih Baik Fokus Besarkan Gojek

Rahmat menilai, Nadiem belum layak menjadi menteri. Contoh skala kecil saja, dalam menjalankan bisnisnya di Gojek, Nadiem belum mampu mensejahterakan mitra nya, para driver online, baik yang roda dua maupun roda empat.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Demokrasi di Minangkabau