Peserta UNBK Keluhkan Bau Busuk Industri Pakan

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA Negeri 6 Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengeluhkan bau busuk yang bersumber dari industri pakan ternak sehingga mengganggu konsentrasi saat melaksanakan ujian di sekolah itu, Selasa (10/4).

Seorang siswa SMA Negeri 6 Garut, Hasni Rahmani mengatakan, bau tidak sedap itu tentunya mengganggu para siswa yang saat ini sedang melaksanakan ujian nasional.

“Ya bau, pastinya mengganggu ujian,” kata Hasni.

Ia menuturkan, polusi udara yang tercium tidak sedap itu sudah lama terjadi, bahkan sering mengganggu kegiatan belajar mengajar di kelas maupun saat beraktivitas di lingkungan sekolah.

Sejumlah siswa, kata dia, ada yang sampai merasakan pusing, bahkan saat makan menjadi tidak selera karena mencium bau tak sedap itu.

“Kadang-kadang suka ingin muntah,” katanya.

Siswa peserta ujian lainnya, Gugum Gumilar mengeluhkan sama, para siswa merasa tidak nyaman saat ujian nasional karena udara yang membawa bau tak sedap.

Kondisi tersebut, kata dia, sudah sering dikeluhkan oleh para siswa, terutama saat jam 12 siang ketika terik matahari lebih panas menyebabkan bau tersebut tercium lebih menyengat.

“Kalau jam 12 terasa sekali bau busuknya, masalah ini sudah disampaikan ke guru,” katanya.

Kepala SMA Negeri 6 Garut, Sumpena Permana membenarkan, polusi udara yang selama ini dirasakan para siswa termasuk guru dan karyawan sekolah.

Persoalan industri pakan ternak yang menimbulkan bau tak sedap itu, kata dia, sudah sering disampaikan kepada Dinas Lingkungan Hidup, tetapi hingga saat ini belum ada penyelesaiannya.

“Disampaikan ke dinas sering, dulu katanya sempat ditutup, dan tidak bau lagi, sekarang bau lagi,” katanya.

Ia mengungkapkan, bau tidak sedap itu jika terlalu lama terhirup sering menyebabkan pusing.

Ia berharap adanya ketegasan dari pemerintah untuk menutup pabrik tersebut karena dampaknya mencemari lingkungan.

“Keberadaan pabrik pakan ini sangat mengganggu kami siswa maupun para guru di sini,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER