Pemkot Bogor Terbitkan Edaran Larangan Displai Rokok

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada pengelola hotel, restoran, kafe dan ritel terkait larangan mendisplay rokok, hal ini berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2009 tentang kawasan tanpa rokok dan Perda Nomor 1 tahun 2015 tentang reklame.

“Surat edaran ini ditandangani oleh Sekretaris Daerah selaku pembina KTR ditujukan kepada seluruh pelaku usaha hotel, restoran, kafe, dan ritel. Kami harapkan surat edaran ini dipasang di tempatnya masing-masing,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Rubaeah, dalam pertemuan dengan pengelola hotel, restoran, kafe dan ritel di Balai Kota, Senin (9/10).

Rubaeah menyebutkan Perda KTR Kota Bogor sudah berjalan selama hampir delapan tahun, tetapi implementasinya masih lemah terutama dari delapan kawasan tanpa rokok tersebut, kawasan tempat umum memiliki kepatuhan paling rendah dari enam kawasan lainnya.

Kawasan tersebut lanjutnya, yakni hotel dan restoran atau kafe. Hasil monitoring yang dilakukan oleh Satgas KTR belum lama ini didapati masih terjadi pelanggaran Perda KTR di kawasan tersebut, seperti minimnya sarana informasi mengenai KTR, masih tersedianya sarana bagi orang merokok, dan masih banyak restoran serta kafe yang menampilkan iklan rokok dan atau menyelenggarakan kegiatan musik yang disponsori oleh rokok.

“Tingkat kepatuhan di kawasan tempat umum masih rendah dibawah 60 persen, oleh karena itu kita mendorong dan meminta pengelola hotel, restoran, kafe dan ritel untuk meningkatkan kepatuhannya terhadap Perda KTR,” kata Rubaeah.

Surat Edaran tersebut mengatur dua hal yakni larangan mendisplai rokok atau larang memperlihatkan secara jelas jenis dan produk rokok tetapi dapat ditunjukkan dengan tulisan “Di sini ada rokok”. Bagi yang melanggar diancam sanksi administrasi sampai penindakan atau pelaksanaan sanksi polisioner dan atau pencabutan izin.

Aturan berikutnya melarang memasang reklame dengan naskah produk tembakau dan minuman beralkohol serta zat adiktif. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut takni diancam pidana kurungan selama tiga bulan dan denda paling banyak Rp 50 juta.

“Ketentuan ini diatur dalam Perda KTR Nomor 12 Tahun 2009 dan Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang reklame,” katanya.

Rubaeah mengharapkan dengan adanya surat edaran tersebut para pengelola hotel, restoran, kafe dan ritel dapat mentaati aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bogor dan mau menerapkan Perda KTR secara patuh.

“Masih banyak hotel yang takut menerapkan KTR, padahal masyarakat sudah banyak yang menyukai udara yang sehat tanpa rokok. Jadi tidak perlu khawatir, hotel dan restoran bersama-sama tegakkan KTR,” kata Rubaeah.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER