Pemkab Garut Belum Legalkan Transportasi Online

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, belum melegalkan transportasi online karena harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pengusaha atau pemilik kendaraan untuk melengkapi peraturan tentang angkutan umum.

“Dipastikan jika ada kendaraan roda empat online yang beredar di Garut itu masih ilegal,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman, kepada wartawan di Garut, Kamis (4/1).

Ia menuturkan, Pemerintah Provinsi Jabar telah menetapkan kuota kendaraan transportasi online setiap kota/kabupaten, termasuk Kabupaten Garut mendapatkan kuota sebanyak 25 kendaraan roda empat.

“Pemerintah Kabupaten Garut hanya menindaklanjuti ketentuan pemerintah provinsi tersebut dengan merekomendasikan 25 kendaraan untuk diresmikan sebagai transportasi online,” kata dia.

“Kami mendapat jatah 25 kendaraan roda empat, sedangkan untuk kendaraan roda dua kami memang tidak ada arahan,” katanya.

Ia mengungkapkan, kuota kendaraan online sebanyak 25 unit itu belum dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah ke pemerintah provinsi, selanjutnya ke pemerintah pusat karena ada beberapa peraturan yang harus ditempuh oleh pemilik kendaraan.

“Persoalan ini, regulasinya harus jelas, apa yang harus dilengkapi pada kendaraan umum atau online ini,” katanya.

Ia menjelaskan, sesuai peraturan pengoperasian kendaraan angkutan umum terdapat 12 ketentuan yang harus dipenuhi seperti Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) harus berwarna kuning.

Selain itu, lanjut dia, ada pertimbangan berbagai aspek lain selain kebutuhan masyarakat masa kini, juga aspek sosial, dan ekonomi agar tidak bermasalah di kemudian hari.

“Harus melihat tiga instrumen, mulai dari regulasi atau aturan, lalu dampak sosial, dan ekonominya, jika memang sudah sesuai dapat direkomendasikan,” pungkasnya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi