Pasca Peresmian, Operator Gratiskan Transaksi Tol Becakayu Selama Tiga Pekan


BEKASI, SERUJI.CO.ID – Operator menggratiskan biaya perjalanan bagi pengendara yang melintas di Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) selama tiga pekan ke depan pascaperesmian operasional pada Jumat (3/11) pagi.

“Tidak ada transaksi dulu selama dua hingga tiga pekan ke depan pascapengoperasian hari ini,” kata Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) M Choliq, di Bekasi.

Menurut dia, kebijakan itu dikeluarkan oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku operator Tol Becakayu yang juga merupakan anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero).

Keputusan itu dilakukan karena pihak perusahaan masih menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tentang Penetapan Tarif.

“Penggratisan ini berlaku sampai ada aturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” ujarnya.

Choliq mengaku belum bisa berspekulasi soal besaran tarif tol yang nantinya akan dibebankan kepada pengendara.

Namun Choliq mengungkapkan besaran tarif yang semula diwacanakan mencapai kisaran Rp 1.100 per kilometer dari total panjang Tol Becakayu 23,8 kilometer.

“Beberapa waktu lalu pernah diwacanakan bahwa besaran tarif sebesar Rp 1.100 per kilometer. Saya tidak tahu kalau soal besaran tarif pastinya, sampai nanti muncul keputusan resmi pemerintah,” katanya.

Dikatakan Choliq, nilai investasi dalam proyek pembangunan tol Becakayu seksi 1B-1C sepanjang 8,4 kilometer yang diresmikan hari ini mencapai Rp 7 triliun.

Sementara itu Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, operasional Tol Becakayu diproyeksikan bisa membangkitkan sektor perekonomian masyarakat setempat dan dunia usaha.

“Kemacetan yang selama ini menghambat investasi akan bisa teratasi dengan adanya tol baru ini. Efek positifnya akan ada bangkitan ekonomi di kawasan sekitar, termasuk Kota Bekasi,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close