MUI Sukabumi: LGBT Berbahaya Bagi Masyarakat

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Jawa Barat, Dedi Ismatullah Machdi mengatakan kasus LGBT atau lesbian, gay, biseksual dan transgender berbahaya bagi masyarakat.

“LGBT dapat merusak tatanan agama dan sosial, serta tatanan kehidupan berbangsa dan beragama warga masyarakat. Bahkan keberadaannya sudah membuat resah warga,” katanya di Sukabumi, Selasa (30/1).

Menurutnya yang juga merupakan Ketua Umum Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia Kota Sukabumi pelaku LGBT juga rentan tertular penyakit HIV-AIDS.

Pihaknya juga merasa prihatin dengan semakin berkembangnya pemikiran dan budaya hidup warga yang sekuler dan liberal, serta jauh dari nilai ajaran agama serta norma kesusilaan yang berlaku di Indonesia.


Dalam ajaran agama manapun tidak ada menikah sesama jenis seperti laki-laki menikah dengan laki-laki maupun perempuan dengan perempuan dan transgender atau mengubah kodrat sebagai makhluk yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT.

BACA JUGA:  2,2 Juta Keluarga Jabar Akan Terima Rastra

Maka dari itu, seluruh agama melarang terhadap perilaku LGBT sebab tidak sesuai dengan ajaran agama, Pancasila dan Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945.

“Kami pun mengimbau kepada kaum LGBT agar kembali ke jalan yang benar, karena perilaku tersebut haram dilakukan khususnya oleh umat Islam,” tambahnya.

Dedi mengatakan adanya wacana Penetapan Rancangan Undang-Undang LGBT yang akan ditetapkan DPR RI, pihaknya meminta legislatif agar transparan agar rakyat dapat mengetahui dan mengawal pembahasan RUU tersebut.

Pihaknya juga mengimbau kepada warga Kota Sukabumi agar membentengi diri dan keluarga dari bahaya LGBT dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sebab LGBT bisa menular kepada siapa, sehingga perlu adanya antisipasi. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.