MUI Lebak Dukung Polisi Tangkap Pelaku Penyebar Hoaks

LEBAK, SERUJI.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mendukung kepolisian menangkap pelaku hoaks atau penyebar berita bohong karena membuat masyarakat resah.

“Kami berharap kepolisian bertindaktegas terhadap pelaku penyebar berita tanpa fakta atau hoaks,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak KH Baidjuri di Lebak, Rabu (7/3).

Selama ini, penyebar berita bohong melalui jaringan media sosial sudah mengkhawatirkan dan menimbulkan keresahaan di masyarakat. Pemberitaan hoaks itu tersebar di facebook, twitter, instagram, youtube, BBM dan WA.

Apalagi, penyebaran berita bohong itu bernuansa suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Mereka pelaku penyebar berita bohong itu berkeinginan kehidupan masyarakat terjadi konflik dan tidak damai.

Bahkan, berita bohong tentang kebangkitan PKI dan penculikan kiai dan ulama.

“Saya kira berita bohong itu sangat meresahkan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, masyarakat tentu harus teliti dan cerdas untuk menyikapi suata berita yang berkembang di media sosial. Masyarakat jangan sampai mempercayai adanya pemberitaan di media sosial.

Apabila, masyarakat memviralkan berita yang belum jelas sumbernya, dikhawatirkan hoaks dan bisa berhadapan dengan aparat hukum.

“Kami minta warga tidak terpancing adanya berita-berita bohong itu,” katanya menjelaskan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.