Makan Bubur Ayam, Puluhan Orang Keracunan

0
14
Ilustrasi keracunan makanan.

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID –  Puluhan warga yang tinggal di Jalan Pemuda, Kampung Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, diduga keracunan seusai mengkonsumsi bubur ayam.

“Awalnya mengira anak saya sakit masuk angin dan muntah-muntah, tetapi gejala yang sama juga dirasakan beberapa tetangga setelah mengkonsumsi bubur ayam,” kata salah satu orang tua korban yang diduga anaknya keracunan Ratih Purwaningsih warga warga Jalan Pemuda I, Kampung Citamiang, RT 02/06, Kelurahan/Kecamatan Citamiang, Ahad (5/11).

Menurutnya, ia sempat membalur perut anaknya yang baru berusia tiga tahun tersebut dengan minyak angin tetapi tidak kunjung sembuh bahkan malah tambah putranya itu tambah pusing dan terus muntah dan buang air besar.

Melihat ada banyak tetangganya yang mengalami gejala serupa, warga langsung melaporkannya ke ketua RT setempat dan langsung mengevakuasi warga yang mengalami keracunan ke RSUD R Syamsudin SH dan RSUD Alam Mulk Kota Sukabumi.

Adapun jumlah warga yang dirawat sebanyak 17 orang di RSUD R Syamsudin SH dan empat lainnya di RSUD Al-Mulk di Kecamatan Lembursitu. Dari total warga yang keracunan, empat diantaranya merupakan anak-anak.

Korban lainnya, Danu menambahkan usai menyantap bubur tiba-tiba ia merasakan perutnya sakit seperti masuk angin, pusing dan muntah-muntah. Kondisi tambah panik, anaknya yakni Bebi Malika yang baru berusia 3,5 tahun juga mengalami hal yang serupa usai menyantap buburu.

“Sebelum dibawa ke rumah sakit saya sempat beberapa kali muntah dan buang air besar sekitar tujuh kali. Tetapi sekarang kondisinya sudah mulai membaik,” tambahnya.

Sementara, Kepala Tim Informasi dan Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi Wahyu mengatakan untuk korban yang berusia dewasa sebagian sudah pada pulang dan kondisinya terus membaik.

Tetapi, pihaknya masih melakukan perawatan kepada empat anak-anak karena kondisinya masih lemah yang diakibatkan dehidrasi. Dan untuk dua orang dewasa sedang diobservasi karena terus-menerus muntah dan dehidrasi.

“Kesehatan korban sudah mulai membaik, tapu untuk perihal penyebab keracunan kami tidak tahun persis. Hanya ada pasien yang mengaku saat menyantap bubur ayam daging ayamnya kurang enak,” katanya. (SU01)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Wapres KAHMI

Tutup Munas Kahmi Ke- 10, Ini Pesan Wapres Jusuf Kalla

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla meminta organisasi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) dapat menonjolkan intelektualisme kecendekiawanan. Kalau berbicara dengan batas...
Danau Lawutung

Eksotis, Danau Lawutung Masih Menyimpan Mistis

SUMBA, SERUJI.CO.ID - Danau Lawutung yang terletak di desa Kadahang kecamatan Hahar, kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satu danau yang berada...

KNPI NTT Minta Novanto Kooperatif Hadapai Proses Hukum

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Kasus Korupsi KTP-el yang menimpa Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, jadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...

KANAL WARGA TERBARU

image4214

USULAN REMBAG EKONOMI UMAT Versi II

DEPO MUSLIM INDONESIA Barang Warung Harga Grosir Bentuk : Koperasi Jasa Bidang : Distribusi Anggota : 1. Pemilik Warung/usaha retail muslim 2. Produsen muslim Spesialisasi Depo dan Distribusi Modal : 1. Stok Barang...
Doa Bisa Simalakama

Doa Bisa Simalakama

Doa bisa dipandang dari dua aspek. Pertama, doa dilihat dari aspek FUNGSInya. Kedua, doa dilihat dari aspek ISInya. Dilihat dari sisi FUNGSInya, doa adalah ibadah....
VIR

Belajar dari “HUKUM OHM”, Selamat datang Masalah

Jamak kita temui, hampir setiap orang yang menghadapi masalah terlihat kusut di wajahnya. Pada tingkatan tertentu, ada sebagian orang bahkan sampai stres dalam menghadapi...