Lima Kecamatan di Indramayu Terendam Banjir

INDRAMAYU, SERUJI.CO.ID – Sebanyak lima kecamatan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dilanda banjir akibat luapan Sungai Cimanuk yang terjadi pada Senin (8/4) dan terus meluas dibandingkan pada hari pertama.

“Saat ini sudah lima kecamatan yang dilanda banjir luapan Sungai Cimanuk,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Eddy Kusdiana di Indramayu, Selasa (9/4).

Menurut Eddy lima kecamatan yang terendam banjir yaitu Kecamatan Indramayu, Lohbener, Sindang, Cantigi dan Pasekan.

Kondisi banjir terparah kata Eddy terjadi di Desa Kenangan, Kecamatan Indramayu, di mana ketinggian air di wilayah tersebut mencapai 1 meter.

“Untuk ketinggian air rata-rata sekitar 50 sentimeter‎,” ujarnya.

Eddy menambahkan pihaknya tetap waspada, karena debit air dari Bendung Rentang yang dialirkan ke Cimanuk masih di atas normal.

Pada Selasa (9/4) dini hari, air mencapai 925 meter kubik per detik dan saat ini BPBD, Kepolisian, TNI dan pemerintah setempat membangun posko serta dapur umum di beberapa titik.

Sementara seorang warga Warsid mengatakan banjir kiriman saat ini merupakan yang terparah, karena biasanya tidak seperti ini.

“Dahulu pada tahun 2014 pernah terjadi banjir, namun tidak separah saat ini,” katanya.

Akibat dari bencana banjir kiriman tersebut, ribuan rumah warga dari 12 desa yang berada di lima kecamatan terendam serta warga yang terdampak mengungsi di tempat lebih aman.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER