Kebakaran Landa Kawasan Padat Penduduk di Sukabumi

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Cikondang, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (11/3), yang mengakibatkan empat unit rumah rusak berat dan hangus.

“Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, api dan asap pertama kali muncul dari rumah Pak Atang yang kemudian langsung menjalar ke rumah warga lainnya,” kata Ketua RW 07, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Dadang.

Kebakaran tersebut berasal dari salah satu rumah milik warga yang diketahui bernama Atang yang saat kejadian penghuni rumah tengah keluar.

Warga yang melihat kepulan asap langsung bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Tapi bukannya padam, api malah terus membesar dan tidak lama tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi.

Karena berada di tengah kawasan padat penduduk dan gangnya pun sempit, petugas damkar kesulitan menjangkau ke lokasi kebakaran. Tapi berkat kerjasama baik warga, Satuan Polisi Pamomg Praja dan damkar api akhirnya berhasil dipadamkan dua jam kemudian.

Tiga dari empat rumah yang kebakaran tersebut yakni milik Nenah, Atang dan Ari sementara satu unit lagi hanya rusak ringan. Akibat bencana kebakaran tersebut warga yang rumahnya rusak berat diungsikan sementara ke rumah keluarga dan tetangganya.

“Belum diketahui apa penyebab bisa terjadi kebakaran tersebut, karena saat kejadian rumah yang menjadi sumber api tengah ditinggal pergi pemiliknya dan baru pulang setelah ada warga yang memberi tahunya,” tambah Dadang.

Hingga saat ini anggota polisi dari Polsek Citamiang dan Polres Sukabumi Kota masih berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan terkait kasus kebakaran ini. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi