Jelang Pilkada Diskominfo-Polda Jabar Awasi Peredaran Hoax

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat akan membantu jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat mengawasi peredaran “Hoax” atau berita bohong di media sosial saat penyelenggaraan Pilkada 2018.

“Jadi kita kerja sama bukan hanya dengan KPU, Polda juga sudah membentuk tim yang melibatkan kami menangkal Hoax,” ujar Kepala Diskominfo Jabar Hening Widiatmoko di Bandung, Rabu (7/2).

Hening mengatakan kerja sama tersebut mempermudah tugas pemerintah lintas sektoral melakukan penindakan terhadap akun-akun yang dianggap atau dilaporkan menyebarkan kabar bohong maupun ujaran kebencian.

Diskominfo membantu Polda Jabar melalui relawan maupun komunitas yang memiliki kemampuan di bidang informasi dan teknologi, mencari konten-konten yang dianggap memprovokasi, menyebarkan ujaran kebencian, maupun memutarbalikkan fakta.

“Kita membantu dalam timnya Polda bersama-sama memberikan informasi. Kita akan bekerja sesuai rencana kerja Polda, tapi intinya ada keterlibatan kita,” katanya.

Nantinya, para relawan dan komunitas akan menelusuri konten-konten yang dianggap negatif kemudian melaporkannya ke Cyber Crime Polda untuk dilakukan penindakan. Bahkan, Diskominfo dan Polda bisa mengajukan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika agar diblokir.

“Kewenangan blokir itu ada di pusat, kita hanya memberi masukan, ditembuskan ke Polda dan mengajukan untuk di blokir,” katanya.

Kerja sama ini dalam waktu dekat akan dideklarasikan guna semakin meneguhkan perlawanan terhadap hoax dan menciptakan kondisi di Jawa Barat aman, nyaman, dan tentram saat Pilkada. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Muru’ah

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?