Ini Alasan Presiden Sering Kunjungi Pondok Pesantren

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi mengatakan alasan dirinya kerap mengunjungi pondok pesantren karena merupakan pendukung utama pembangunan karakter bangsa.

“Sehingga setiap ke daerah saya selalu berkunjung ke dua, tiga pondok pesantren untuk melihat secara langsung kehidupan pondok pesantren dan berdialog dengan para pimpinan pondok, para Kyai,” kata Presiden kepada wartawan saat menghadiri festival dan pameran burung berkicau tingkat nasional memperebutkan Piala Presiden di Kebun Raya Bogor, Ahad (11/3).

Kepala Negara mengatakan hal yang berkaitan dengan akhlak, sikap, perilaku, etika, nilai-nilai, norma, dibangun secara sangat baik di pondok-pondok pesantren.

“Kalau kita semakin sering masuk ke pondok-pondok pesantren memang perlu perhatian dari pemerintah, terutama dari sisi fasilitas-fasilitas, kemudian tentang pengembangan ekonomi umatnya di lingkungaan pondok,” katanya.

Presiden mendorong pondok pesantren untuk memulai dan memikirkan bisnis yang ada sekitar pondok sehingga bisa mendorong ekonomi umat.

Untuk itu, katanya, semakin sering melihat secara langsung kehidupan pondok pesantren dan bertukar pikiran dengan para pimpinan pondok pesantren, maka semakin banyak mengetahui masalah-masalah yang ada di pondok pesantren. (Ant/SU03)

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER