Hendak Berwisata Arung Jeram, 10 Orang Meninggal Akibat Minibus Masuk Jurang

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 10 penumpang yang merupakan karyawan dealer motor Honda PT Catur Putra Grup Bogor meninggal dunia akibat minibus yang ditumpangi terjun ke jurang sedalam 25 meter di Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Anggota kami saat ini masih membantu proses evakuasi korban yang masih berada di dalam jurang,” kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Pajri di Sukabumi, Sabtu (8/9).

Informasi yang dihimpun dari aparat keamanan menyebutkan, jumlah korban meninggal dunia saat ini mencapai 10 orang, luka berat tujuh orang dan luka ringan 13 orang dan empat orang lainnya masih terjebak dalam bangkai bus bernomor polisi B-7025-SAG di dalam jurang.

Rencananya rombongan ini hendak berwisata arung jeram di wilayah Kecamatan Cikidang. Karyawan perusahaan otomotif tersebut berangkat dari Bogor dengan empat minibus, namun saat tiba Kampung Bantar Selang, Desa/Kecamata Cikidang, bus paling belakang yang mengangkut 31 karyawan dan dua awak bus tertinggal dan diketahui sudah masuk jurang.

Proses evakuasi masih dilakukan, korban selamat sudah berada di RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan peratawan intensif sementara yang meninggal dunia dibawa ke kamar jenazah rumah sakit tersebut.

Hingga saat ini wartawan yang meliput kejadian ini belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian karena masih membantu proses evakuasi, pendataan jumlah korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER