Forum Generasi Muda NU Desak Pemalsu Tanda Tangan Minta Maaf

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Forum Generasi Muda Nahdatul Ulama (FGMNU) Cianjur, Jawa Barat, mendesak pemalsu tanda tangan Rois Syuriah PC NU Cianjur, segera meminta maaf dan megklarifikasi ajakan yang telah disebar untuk berunjuk rasa.

Pasalnya Rois Syuriah PC NU Cianjur, KH Abdul Qodir Rozy yang akrab disapa Ustad Koko, merasa tertipu dengan kedatangan sejumlah orang ke rumahnya beberapa waktu lalu, meminta tanda-tangan untuk undangan silaturahmi.

Namun kenyataanya tanda-tangan yang dibubuhi stempel pondok pesantren itu, ternyata digunakan kordinator aksi Koalisi Ulama dan Umat (Komat) untuk mengajak berbagai lapisan warga untuk melakukan aksi unjurasa besar-besar Rabu (9/5).

Hal tersebut memancing kemarahan berbagai lapisan di PC NU Cianjur, termasuk Forum Generasi Muda NU Cianjur. Mereka menilai tanda-tangan Ustad Koko, dipergunakan untuk menggalang massa bukan untuk melakukan silaturahmi.

“Kami mendukung aksi unjukrasa untuk mengkritisi kinerja pemerintah, namun tidak perlu dengan berunjukrasa dan memalsukan tanda-tangan Rois Syuriah Ustad Koko. Ini sudah jelas menyakiti hati kaum nahdiyin di Cianjur,” kata Rival Alfareza kordinator Forum generasi Muda NU di Cianjur, Ahad (6/5).

Pihaknya mendesak Ustad Umar Burhanudi selaku kordinator aksi Komat, segera mengkalrifikasi hal tersebut karena Ustad Koko tidak merasa ikut mengajak warga terutama warga NU, untuk terlibat dalam aksi unjukrasa.

“Kami berikana waktu 3X24 jam agar ustad Umar datang ke rumah Ustad Koko untuk meminta maaf dan mengklarifikasi hal tersebut. Sampai batas waktu tidak ada niat baik, kami akan menempuh jalur hukum,” katanya. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER