DLHKP Garut Butuh 110 Truk Angkutan Sampah

0
59
  • 3
    Shares
Ilustrasi.

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan Kabupaten Garut, Jawa Barat, membutuhkan 110 truk sampah agar pengangkutan sampah dari seluruh daerah dapat terangkut secara maksimal.

“Pengangkutan sampah di Kabupaten Garut sendiri jika berdasarkan kajian idealnya harus ada 110 unit,” kata Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kabupaten Garut Gungun Gumbirawan kepada wartawan di Garut, Kamis (29/3).

Ia menuturkan, selama ini DLHKP Garut hanya memiliki 37 unit pengangkut sampah, lima di antaranya tidak dapat dioperasikan karena dalam kondisi rusak, dan empat kendaraan roda tiga.

Loading...

“Empat kendaraan merupakan roda tiga berupa Triseda sehingga yang optimal digunakan adalah 32 mobil truk pengangkut sampah,” katanya.

Ia menyampaikan, armada truk sampah yang beroperasi saat ini belum mampu mengangkut sampah dari seluruh tempat pembuangan sampah sementara.

Upaya yang dilakukan DLHKP Garut dari keterbatasan armada itu, kata Gungun, dengan mengatur jadwal atau beberapa rute jalan utama.

“Dalam mengangkut sampah itu baru di sejumlah jalur saja, tidak sampai ke pelosok dan kita mengangkut yang ada di sepanjang jalan utama saja,” katanya.

Ia menyebutkan, jalur yang cukup banyak produksi sampahnya yakni Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pembangunan, Guntur, Ahmad Yani, dan Jalan Cimanuk yang setiap harinya bisa lima kali pengangkutan.

Ia berharap, permasalahan sampah dapat diselesaikan secara bersama-sama, tidak hanya pemerintah tetapi seluruh elemen masyarakat dengan meminimalisasi produksi sampah atau memisahkan sampah organik dan bukan organik.

“Kita berharap masyarakat bisa berkontribusi dalam menyikapi permasalahan sampah ini, apakah dengan mengolahnya menjadi pupuk organik atau juga menjadi barang lainnya yang bernilai ekonomis,” katanya. (Ant/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU