Disnaker Ingatkan Perusahaan Tidak Pekerjakan Anak Dibawah Umur

0
15
pekerja dibawah umur

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Jawa Barat, mengingatkan pengusaha untuk tidak mempekerjakan anak dibawah umur karena diancaman pidana dan denda.

Sekretaris Disnakertrans Cianjur, Heri Suparjo di Cianjur, Rabu (21/3), mengatakan larangan untuk mempekerjakan anak di bawah umur secara tegas dijelaskan dalam Undang-undang nomor 13/2003 tentang Ketengagakerjaan pasal 68.

“Sudah tegas bahwa pengusaha dilarang memperkerjakan anak dibawah umur berdasarkan ketentuan adalah anak yang usianya dibawah 18 tahun. Sedangkan Pasal 70 mengatur tentang pengecualian diperbolehkannya anak dibawah usia 18 tahun bekerja pada perusahaan,” katanya.

Namun persyaratannya usia anak diatas 14 tahun dan pekerjaan yang dilakukan adalah merupakan bagian dari kurikulum pendidikan atau pelatihan yang disahkan pejabat yang berwenang.

Serta tambah dia, diberikan petunjuk tentang cara melaksanakan pekerjaan serta bimbingan dan pengawasan dalam melaksanakan pekerjaan tersebut.

“Kalau pelajar untuk mendukung kurikulum sudah diatur, tapi yang di luar itu dengan tegas dilarang untuk dipekerjakan,” katanya.

Saat ini Disnakertrans Cianjur, belum menemukan adanya perusahaan yang mempekerjakan anak di bawah umur, namun berdasarkan informasi dihimpun, ada beberapa peternakan yang menggunakan tenaga anak di bawah usia 18 tahun dengan waktu bekerja yang sama dengan pekerja dewasa.

“Kami belum menemukan dan belum menerima laporan, kalau memang ada, kami akan telusuri dan periksa dari persyaratan masuknya. Tentunya perusahaan bisa kena sanksi jika terbukti mempekerjakan anak di bawah umur, termasuk sanksi pidana dan denda,” katanya.

Pihkanya berharap perusahaan tidak melakukan hal tersebut, kecuali mengikuti ketentuan yang ada. Meskipun saat ini masih dibutuhkan lapangan pekerjaan untuk dewasa, sehingga perusahaan didorong membuka lapangan kerja untuk warga Cianjur usia produktif.

“Ikuti saja ketentuan yang ada, pekerjakan mereka yang memang sudah cukup umur. Kami akan awasi dan kami menunggu laporan jika memang ada yang mempekerjakan anak di bawah umur,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Api Sumur Minyak di Aceh Timur Belum Bisa Dipadamkan

ACEH TIMUR, SERUJI.CO.ID - Kobaran api di sumur pengeboran minyak tradisional di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Propinsi Aceh yang...

Kejaksaan Tangkap Buronan Korupsi Rp12,09 Miliar

Jakarta, 25/4 (Antara) - Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi Jambi meringkus buronan kasus korupsi yang merugikan negara Rp12,09 miliar Ferry Nursanti...

Korban Tewas Pengeboran Ilegal di Aceh Bertambah

ACEH TIMUR, SERUJI.CO.ID – Ledakan sumur minyak yang terjadi di desa Pasi Putih, Kecamatan Rantau Peurelak, Aceh Timur telah menelan 10 korban jiwa. Informasi yang...

Kejaksaan Jakarta Pusat Eksekusi Kapal Bajak Laut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, berhasil mengeksekusi barang bukti kapal MT Matahari Laut yang berada di Bandar Victory, Batam, Kepulauan...
KTP-el

Bawaslu Jateng: 300 Ribuan Calon Pemilih Belum Miliki KTP-el

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Bawaslu Jawa Tengah mencatat masih ada sekitar 300 ribu penduduk provinsi ini yang belum terekam data E-KTP sehingga belum tercatat dalam...