Dishub: Belum Ada Satupun Angkutan Online Uji KIR di Cianjur

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Dinas Perhubungan Cianjur, Jawa Barat, mencatat hingga saat ini belum satupun angkutan online di di wilayah tersebut melakukan uji KIR.

Kepala Dishub Cianjur, Rahmat Hartono di Cianjur, Kamis (3/5), mengatakan uji kelayakan tersebut harus dilakukan kendaraan yang menjadi angkutan massal sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017.

“Dijelaskan dalam peraturan tersebut tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, termasuk ketentuan kendaraan online harus menjalani uji kir seperti halnya angkutan umum, bus dan lainnya,” kata Rahmat.

Hingga saat ini, belum ada satupun angkutan online yang mengikuti uji kir, seharusnya ketika beroperasi atau kendaraannya bernopol Cianjur, diuji kelayakan dilakukan di Dishub Cianjur.

“Uji kir penting dilakukan pemilik kendaraan bermotor angkutan orang karena akan erat kaitannya dengan kenyamanan, keamanan dan keselamatan penumpang. Jika tidak lulus uji kir, kendaraan tersebut tidak layak beroperasi menjadi angkutan orang,” katanya.

Dia menjelaskan, setelah keluar Peraturan Menteri Perhubungan yang baru, pihaknya segera berkomunikasi atau memanggil pihak angkutan online di Cianjur agar kendaraan yang terdaftar diwajibkan uji kir.

“Jika tidak maka kendaraan angkutan online tidak diperbolehkan beroperasi. Ikuti ketentuan yang ada segera di uji kir. Jangan begitu saja beroperasi karena menyangkut keselamatan penumpang,” katanya.

Terkait rekomendasi penutupan angkutan online di Cianjur yang menjadi desakan angkutan konvensional, pihaknya sudah mengirimkan rekomendasi tersebut ke Kementerian Perhubungan.

Namun selama keputusan belum keluar apakah ditutup atau tidak, angkutan online harus tetap segera uji kir. Sebelum ada keputusan, ikuti aturan yang ada bagaimanapun putusannya nanti, tetap harus menempuh dulu prosedur yang ada,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pribumi vs Non Pribumi

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Muru’ah

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Akibat drg Masrial Ditahan Kejari, Operasi Gratis Bibir Sumbing 40 Pasien Ini Terancam Batal

Akibat penahanan drg. Masrial, pelaksanaan operasi gratis bibir sumbing di Bengkulu terancam batal.