Disdagkopukm Imbau Warga Teliti Membeli Makanan Kaleng

0
67
Sarden mengandung cacing

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkopukm) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengimbau kepada warga khususunya konsumen agar teliti dalam membeli produk makanan kaleng.

“Dengan adanya temuan makanan dalam kaleng yakni sarden yang mengandung cacing pita di Batam, Kepulauan Riau masyarakat harus teliti dan tidak tergoda dengan harga murah serta iklan yang menarik,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disdagkopukm Kabupaten Sukabumi Ela Nurlela di Sukabumi, Kamis (29/3).

Menurutnya, saat membeli makanan kaleng yang harus diperhatikan terlebih dahulu adalah bentuk kemasannya jika berkarat, penyok atau rusak agar tidak membelinya walaupun ada diskon besar-besaran karena dikhawatirkan makanan yang ada di dalamnya telah rusak.

Loading...

Kemudian, harus dilihat dari tanggal kedaluarsanya jika masih lama dan kemasannya bagus berarti masih layak konsumsi. Selanjutnya, harus ada tulisan cara penggunaan berbahasa Indonesia sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan terakhir dilihat komposisinya.

Khususnya untuk umat muslim, komposisi makanan harus dilihat karena ada beberapa pasar modern yang menjual makanan kaleng dengan yang bahannya dari daging babi. Tetapi biasanya dalam kemasannya sudah tertera makanan tersebut bukan untuk orang Islam.

Maka dari itu, masyarakat harus cerdas menjadi konsumen. Jika membeli makanan kaleng dan saat dibuka kondisinya tidak layak maka laporkan langsung kepada penjualnya atau tidak ke dinasnya untuk segera ditindaklanjuti.

“Antisipasi tidak hanya oleh kami saja, tetapi masyarakat pun harus ikut mengantisipasinya agar tidak ada makanan yang tidak layak konsumsi beradar di pasaran,” tambahnya.

Di sisi lain, Ela mengatakan menjelang Ramadhan dipastikan permintaan bahan makanan akan meningkat, pihaknya juga meminta masyarakat agar tidak panik dengan cara memborong berbagai bahan makanan yang imbasnya harga bisa saja naik. Sebab pemerintah menjamin ketersediaan barang dan bahan kebutuhan pokok masyarakat.  (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU