Cianjur: Cuaca Ekstrem Tidak Kurangi Hasil Pertanian

0
44
Petani panen padi
Petani panen padi (ilustrasi)

CIANJUR, SERUJI.CO.ID – Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Cianjur, Jawa Barat, menilai meskipun cuaca ekstrem tidak akan mengurangi hasil produksi pertanian padi meskipun banyak tanaman padi rebah.

Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Cianjur, Mamad Nano, Kamis (14/12), mengatakan, meskipun angin kencang, panen petani tidak akan terganggu, termasuk dengan kondisi padi banyak yang rebah.

“Hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan, selama sudah berbuah. Kecuali tanamannya rebah saat proses pembuahan. Kalau padi sudah berbuah, tinggal disiasati dengan mengurangi debit air ke sawah,” katanya.

Pihaknya optimis target luas panen sebanyak 102 ribu hektar di Cianjur, dapat tercapai. Namun pihaknya belum bisa memastikan jumlah capaian karena panen baru bisa dilakukan Maret.

“Sekarang masa tanam Oktober sampai Maret, nanti bisa terlihat capaiannya. Kami optimis bisa tercapai, apalagi riwayatnya setiap tahun Cianjur, selalu surplus,” katanya.

Sementara petani di Kecamatan Gekbrong, merasa khawatir akan merugi karena hasil produksi menurun pada musim tanam kali ini. Banyak tanaman padi yang sudah mulai berisi rebah atau ambruk, sehingga akan berdampak pada kualitas gabah.

“Gabah akan busuk, sehingga harganya akan jatuh, kalau sudah begini, petani dipastikan akan merugi. Sebagian besar tanaman padi petani di wilayah kami rebah akibat diterjang angin disertai hujan,” kata Cece (30) seorang petani di Desa Cikancana, Gekbrong.

Dia menjelaskan, tanaman padi miliknya rebah diterjang angin. Kondisi tersebut membuat tanaman padi yang sudah siap panen menjadi rusak.

“Kami tidak bisa berbuat banyak, harapan kami hasil panen kali ini, tetap maksimal,” pungkasnya. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Wapres Minta Menag Revisi 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk merevisi daftar pendakwah yang direkomendasikan karena sebelumnya dikeluarkan Kemenag hanya...

Banyuwangi Masuk Kota Cerdas ASEAN

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama dengan Jakarta dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart...

Korban Tewas Jatuhnya Pesawat di Kuba Jadi 111 Orang

HAVANA, SERUJI.CO.ID - Jumlah korban tewas pada salah satu bencana udara terburuk di Kuba meningkat menjadi 111 pada Senin (21/5), sementara Meksiko menangguhkan kegiatan...
ekonomi syariah

MUI Dukung 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mendukung langkah Kementerian Agama yang merilis daftar nama mubaligh karena sifatnya untuk pencegahan terhadap...
Siswa SMA/MAN

Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan...