Bupati Pandeglang: Tidak Perlu Impor, Seharusnya Kita Ekspor Beras

0
258
  • 53
    Shares
Irna Narulita
Ekpresi Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita saat mengucapkan selamat atas kemenangan Anies-Sandi (Salam OK-Oce) ketika memberikan sambutan di Rakorda PKS. Jum'at, 28 April 2017 (Foto: Adi FM/Seruji)

PANDEGLANG, SERUJI.CO.ID –┬áBupati Pandeglang Irna Narulita menilai impor beras oleh pemerintah belum perlu dilakukan, bahkan seharusnya Indonesia ekspor beras bukan malah impor beras.

“Mendengar adanya wacana impor beras sangat disayangkan. Tidak perlu ada impor, harusnya kita ekspor beras,” kata Irna, di Pandeglang, Sabtu (13/1).

Menurut Irna, adanya beberapa titik kekurangan beras di Jakarta yang mengakibatkan kenaikan harga, sebenarnya bisa dipasok dari daerah-daerah sentra padi termasuk Jawa Barat dan Banten yang dekat dengan Jakarta.

Apalagi saat ini petani sedang panen raya di seluruh nusantara, sehingga produksi beras juga melimpah, termasuk di Kabupaten Pandeglang para petani setiap hari sudah mulai panen terutama pada 17 kecamatan sentra produksi padi.

“Puncaknya panen itu nanti Februari-Maret. Mulai bulan ini sudah banyak yang panen,” kata Irna.

Ia mengatakan, panen padi bulan Januari sampai dengan Maret di Pandeglang seluas 31.669 hektare dengan produksi 188.351 ton gabah kering giling (GKG) yang akan menghasilkan beras sebanyak 116.777,62 ton.

Sedangkan kebutuhan beras per jiwa saat ini 100 sampai 120 kilogram per kapita per tahun atau setara 8,3 sampai 10 kilogram per kapita per bulan.

“Dengan jumlah penduduk Kabupaten Pandeglang saat ini 1,2 juta orang, berarti untuk ketersediaan beras bulan Januari sampai Maret berlebih yaitu 32,42 kilogram per kapita per bulan,” katanya pula.

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU