Bupati Ingin Ada Kampung Batik di Karawang

KARAWANG, SERUJI.CO.ID – Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menginginkan agar di daerahnya terdapat kampung batik, karena motif batik yang dihasilkan para perajin batik khas Karawang mampu bersaing di pasaran.

“Batik Karawang sudah ada sejak dulu dan diperjual-belikan di Tanah Abang. Tapi saat itu lupa dipatenkan sebagai batik Karawang,” katanya, di Karawang, Sabtu (5/4).

Ia mengatakan, di Karawang telah digelar kegiatan fashion show dengan “Karawang Fashion Culture” pada 3-6 Mei 2018, melibatkan puluhan desainer lokal dan desainer ternama.

Diharapkan kegiatan fashion show pertama kali yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta desainer ternama Handy Hartono itu menjadi awal kebangkitan batik Karawang.

“Kegiatan itu juga diharapkan bisa memunculkan perajin dan desainer batik Karawang lainnya,” kata bupati.

Menurut dia, batik khas Karawang memiliki keunikan tersendiri, terdapat motif-motif yang menunjukan identitas Karawang, seperti motif padi yang menunjukan kalau Karawang merupakan daerah lumbung padi.

“Ada pesan yang terkandung dalam motif batik Karawang itu, yakni mencintai budaya lokal. Itu yang harus ditanamkan. Melalui batik, kita bisa menunjukkan identitas daerah,” kata dia.

Desainer Handy Hartono mengatakan saat ini pihaknya sudah memroduksi batik khas Karawang. Bahkan, batik tersebut sudah dipromosikan melalui pameran Inacraft di Jakarta.

Dalam mengembangkan batik Karawang, Handy mengambil motif padi, gendang, candi, dan jaipong. Itu akan menjadi warna baru bagi dunia fashion. Motif tersebut akan menjadi pembeda dari batik dari luar Karawang.

“Setiap daerah mempunyai ciri khas tersendiri. Tapi Karawang berbeda, Karawang punya ciri khas jaipong, padi, gendang, Candi Jiwa, dan Candi Blandongan. Ini akan menjadi sesuatu yang baru.

Ia yakin, dengan mengusung warna yang kalem seperti biru, hitam, dan cokelat, juga desain yang simpel, Batik Karawang akan mudah diterima masyarakat nasional dan internasional. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ